Berita PKS

Ratusan BCAD Jatim Ditetapkan, Presiden PKS Beri Pesan Khusus

17 Jan 2023 | 09:50 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Presiden PKS Ahmad Syaikhu berikan pesan untuk Bakal Calon Anggota Legislatif (BCAD) PKS Jawa Timur. (PKSFoto/Donny)

Surabaya - Sebanyak 180 Bakal Calon Anggota Legeslatif (BCAD) PKS Jawa Timur yang yang mendapatkan Surat Keputusan (SK) mendapatkan pesan khusus dari Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

Syaikhu meminta para BCAD menata langkah dengan cara terstruktur, sistematis, dan masif untuk menyongsong kemenangan PKS di Pemilu 2024.

“Seluruh BCAD harus bersiap-siap, membangun dan meneruskan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk membangun NKRI,” tegas Syaikhu pada Ahad, 15 Januari 2023 di Hall Muzdalifah Asrama Haji Surabaya.

Syaikhu berpesan agar para BCAD itu belajar dari Rasulullah bagaimana membangun peradaban. Ia menyampaikan beberapa caranya.

Pertama, ia meminta agar seluruh BCAD di Jawa Timur menyebarkan salam dan perdamaian kepada seluruh masyarakat.

"Hadirnya BCAD PKS harus menciptakan suasana sejuk di masyarakat," ujar Syaikhu.

“Rasulullah mengajarkan pada kita agar menjalin hubungan baik dengan siapapun, membangun sinergi dan kolaborasi untuk tujuan baik. Datangi orang-orang yang belum kenal PKS agar mereka tahu siapa PKS,” katanya.

Menurutnya, hal ini yang disebut politik silaturahim, salah satu hal yang harus dilakukan oleh seluruh anggota dan pengurus PKS, termasuk BCAD dari partai berwarna putih oren itu.

Kedua, ia meminta para BCAD bisa menjadi solusi berbagai permasalahan masyarakat dengan membagi berbagai kebutuhan pangan.

“Jadikan semua kantor struktur PKS, rumah-rumah anggota dan BCAD sebagai lumbung pangan, masyarakat luas, siapapun itu bisa menikmatinya. Ini bagian dari politik pemberdayaan yang harus dilakukan,” katanya.

Hal ini, Syaikhu menyebut dengan politik pemberdayaan. Melakukan politik pemberdayaan, adalah upaya menguatkan masyarakat dengan berbagai program pemberdayaan.

Syaikhu kemudian meminta agar BCAD bisa melawan politik uang dengan politik pemberdayaan.

Ia menyampaikan bahwa dalam survei-survei terakhir, salah satunya survei dari Lembaga Survei Kedai Kopi menyebut bahwa mayoritas masyarakat, sebanyak 56,6% tidak lagi tergoda dengan politik uang.

Ketiga, ia meminta agar seluruh BCAD menguatkan dan meneruskan silatuhim kepada masyarakat.

“Jangan ada masyarakat yang tidak terkunjungi oleh kita. Jika ini terus dilakukan, in syaa Allah hati masyarakat akan tertambat pada kita,” tegasnya.

Terakhir, ia berpesan agar BCAD yang baru saja mendapatkan SK agar terus mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

“Jangan lupa, sekuat apapun ikhtiar kita, penentu kemenangan adalah Allah subhanahunwabta’ala. Allah Sang pemilik kekuasaan. Jika Dia berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin,” pungkas Syaikhu.

Di akhir penjelasan, ia menyampaikan bahwa PKS akan menggelar sekolah kepemimpinan untuk menguatkan wawasan kepartaian dan kebangsaan.

Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan menyampaikan bahwa hadirnya BCAD ini disebut sebagai kekuatan tambahan bagi PKS untuk semakin berkontribusi bagi rakyat dan NKRI.

Hal itu disampaikan Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan.

“Dengan formasi ini, PKS Jawa Timur akan berikhitiar mencapai target 15 persen suara, kami siap,” tegas pria 47 tahun itu.

Irwan kemudian menyampaikan bahwa target 15 persen kursi itu diwujudkan dalam perolehan 13 kursi DPR RI, 18 kursi DPRD Provinsi dan 269 kursi DPRD kabupaten/ kota.

Dengan hadirnya BCAD, ia melanjutkan, akan semakin menguatkan kerja-kerja melayani rakyat yang selama ini dilakukan oleh struktur dan anggota PKS.

Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Jawa Timur Jawa Tengah dan Yogyakarta (Jatijaya) Abdul Fikri Faqih menyampaikan bahwa PKS Jawa Timur sudah siap menghadapi pemilu 2024 mendatang.

Selain terkait dengan kesiapan BCAD, menurut Fikri, faktor presentasi pembentukan DPRa yang hampri 100 persen menjadi indikator tersendiri, bahwa PKS Jawa Timur sudah siap.