Berita PKS

Pimpin PKS Bintuni, Cholil: PKS Buka Peluang Bagi Milenial Berpolitik

13 Jan 2021 | 16:26 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Bintuni – Cholil Fardhullah Kokop, bagi sebagian anggota PKS muda dan relawan kemanusiaan nama ini bukanlah nama yang asing. Sepak terjangnya di Komunitas PKS Foto telah menggodok mental dan kemampuan berorganisasi Cholil yang notabene sebagai aktivis kampus di Kota Sorong.

Selain aktif di komunitas, Cholil juga terlihat sering berkolaborasi dengan beberapa voulenteer yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan terkhusus untuk anak-anak Papua. Setelah menuntaskan pendidikannya di Kota Sorong, Kholil, demikian panggilan akrabnya, meminang seorang akhwat dan memboyongnya ke BIntuni. Ia ingin berjuang kembali di tanah kelahirannya.

Pasca penetapan dirinya sebagai ketua DPD PKS Bintunib periode 2021 – 2025, ia ingin segera bekerja mewujudkan amanah musda.

“Harus segera gass pol kerja Persipan Kemenangan PKS Teluk Bintuni 2024,” ungkap Cholil.

Menyoal usianya yang masih muda, ia memberikan apresiasi kepada PKS yang telah membuka kesempatan kepada milenial untuk terjun ke kancah politiik praktis.

“Dalam panggung perpolitikan Indonesia, kita generasi milenial tidak boleh sekadar menjadi obyek politik. Pikiran kita, ide kita, gagasan kita harus bergemuruh di panggung demokrasi Indonesia, Lebih khusunya di Teluk Bintuni,” lanjutnya.

Meskipun ia menyadari, perjuangannya ke depan akan sangat berat mengingat terbatasnya kader yang bisa diberdayakan.

“Perjuangan kami ke depan sangat berat, jumlah kader yang dapat diberdayakan masih sangat minim tentu akan berpengaruh pada capaian. Meski demikian, kami tetap akan melakukan upaya maksimal dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat Teluk Bintuni,” terang pengantin baru tersebut.

Putra Asli Suku Sebyar Bintuni ini menegaskan bahwa partai memberikan peluang kepada milenial untuk berkontribusi.

“Partai membuka peluang kepada milenial untuk berpolitik praktis, pastilah bukan sekedar berorientasi pada capaian kursi. Namun lebih dari itu, saya yakin ada proses edukasi. Nah, itu saya dapatkan di PKS,” tutur pemuda yang memiliki hobi fotografi ini.