Berita PKS

Legislator PKS: Peluncuran Vaksin Anak Bangsa akan Jadi Kado Terbaik Kemerdekaan RI

04 Aug 2022 | 09:11 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Anggota DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati

Jakarta (03/08) — Dua vaksin Covid-19 karya anak bangsa yakni Vaksin Merah Putih dan vaksin yang diproduksi BUMN Biofarma tengah memasuki uji klinis tahap 3 sebelum bisa digunakan secara luas.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati mengungkapkan, masyarakat telah menunggu lama untuk hadirnya vaksin Covid-19 karya anak bangsa. Peluncuran vaksin karya anak bangsa akan jadi kado terbaik perayaan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77 tahun.

“Kita tentu berharap vaksin karya anak bangsa benar-benar bisa menjadi kado Dirgahayu 77 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus ini. Sehingga kita semua bisa merasakan kebanggaan produk asli nasional bisa membantu penanggulangan pandemi Covid-19,” ujar Kurniasih dalam keterangannya, Rabu (03/08).

Jika hasil uji klinis tahap 3 berjalan lancar dengan efikasi vaksin sesuai standar WHO serta mendapatkan Izin Edar Dalam Keadaan Darurat (EUA) dan status halal dari MUI, Kurniasih optimistis vaksin karya anak bangsa bisa digunakan pada momen perayaan 17 Agustus di Tanah Air.

“Masih ada tahapan setelah uji klinis tahap 3 dan semoga hal tersebut bisa simultan dikerjakan sehingga harapan kita yang menunggu vaksin karya anak bangsa ini benar-benar bisa terwujud pada perayaan 77 tahun kemerdekaan RI bulan ini,” sebut Kurniasih.

Kurniasih mengingatkan agar vaksin Covid-19 karya anak bangsa tetap bisa mendapatkan sertifikasi halal sebagaimana harapan mayoritas masyarakat Indonesia. Kurniasih yakin, jika menggunakan vaksin karya anak bangsa dan telah dijamin kehalalannya maka animo untuk vaksinasi booster yang cakupannya masih rendah bisa tinggi.

“Saat ini baru Vaksin Merah Putih produksi PT Biotis Pharmaceuticals dan Universitas Airlangga (Unair) yang mendapat fatwa halal dan suci sementara vaksin yang sedang dikembangkan Biofarma dengan Baylor College of Medicine masih tahap pengajuan ke LPPOM MUI, kita harapkan juga lolos uji kehalalannya,” kata Kurniasih.

Saat ini proses pemberian booster dosis kedua sudah dimulai untuk tenaga kesehatan. Sementara, booster tahap kedua untuk masyarakat masih menunggu target capaian vaksin booster dosis pertama mencapai 50 persen.

“Per hari capaian booster dosis pertama masih 27 persen, sehingga perlu langkah mempercepat capaian vaksin booster untuk masyarakat. Ya kita sangat berharap vaksin karya anak bangsa ini sudah siap digunakan seperti semangat Hari Kemerdekaan tahun ini. Lewat vaksin karya anak bangsa dan terjamin kehalalannya saya yakin antusiasme publik untuk booster bisa tinggi,” sebut Kurniasih.

Seperti diketahui Vaksin Merah Putih produksi Universitas Airlangga dan PT Biotis Pharmaceuticals sudah memasuki uji klinis tahap tiga. Uji klinis tahap tiga juga tengah dilakukan pada vaksin produksi BUMN Biofarma dan Baylor College of Medicine AS. Izin Edar Dalam Keadaan Darurat (EUA) untuk kedua vaksin juga tengah disiapkan sebagai persiapan penggunaan vaksin di masyarakat.