Inilah Jalan Alternatif Anti Macet di Jawa Tengah

Semarang (30/6) -- Ribuan kendaraan pribadi pemudik akan mulai memasuki wilayah Jawa Tengah. Menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah Hadi Santoso, 1,3 juta kendaraan pribadi diprediksi akan melintasi jalan-jalan utama di Jawa Tengah. 
 
Oleh Karena Itu, Hadi mengimbau kepada pemudik untuk mengenali jalur-jalur alternatif di Jawa Tengah. "Jadi untuk rekayasa lalu lintas, pemerintah sudah menyiapkan jalur-jalur yang bisa digunakan oleh pemudik sebagai jalur alternatif," kata Hadi, Kamis (30/6).
 
Hadi menjelaskan bahwa beberapa jalur di Jawa Tengah rawan terjadi kemacetan panjang dikarenakan infrastuktur dan aktivitas masyarakat sekitar. Seperti di pantura terdapat perbaikan jembatan sungai Sipait Pekalongan.
"Untuk menghindari kemacetan pemudik bisa memutar melalui Comal ambil arah Sragi, kemudian lanjut ke Bojong, dan keluar di Wiradesa Pekalongan.
 
Lebih lanjut Hadi menyampaikan bahwa prediksi jumlah pemudik yang masuk ke Jawa Tengah mencapai 6,21 Juta orang yang menggunakan kendaraan pribadi dan bus. "Kalau mempersiapkan rute perjalanan dari sekarang, walaupun perlu untuk memutar sedikit insya Allah lebih nyaman dan selamat," terang legislator PKS ini.
 
Inilah jalur yang dipersiapkan Pemprov Jateng: 
 
1. Untuk pemudik yang akan melintasi Jawa Tengah dan masuk ke Jawa Timur bisa melalui Bantarsari (Brebes) – Ketanggungan – Slawi (Tegal) – Randudongkal (Pemalang) – Bantarbolang – Kebonagung – Wonotunggal – Bawang (Batang) – Sukorejo – Boja (Kendal) – Ungaran – Semarang. kemudian dilanjutkan dari Semarang – Gubug (Grobogan) – Godong – Purwodadi – Kunduran – Blora – Cepu – Padangan (Bojonegoro).
 
2. Untuk mengatasi perbaikan jembatan Sipait Pekalongan, Bisa melalui Comal kemudian Sragi, Bojong, Wiradesa atau bisa juga ke Kedungwuni lanjut ke Doro Pekalongan. Setelah dari Doro Pekalongan bisa lanjut ke bandar dan masuk ke Bawang (Batang), selanjutnya mengikuti jalur Altrenatif 1. 
 
3.  Bagi pemudik jurusan Solo sekitar, setelah keluar tol Pejagan bisa melalui Ajibarang – Purwokerto – Sokaraja – Kaliori – Banyumas – Klampok – Banjarnegara – Wonosobo – Temanggung – Secang – Lingkar Ambarawa – Bawen.
 
4. Bagi pemudik dari barat yang bermaksud untuk menuju Jawa Tengah bagian selatan bisa melalui Pejagan – Ketanggungan – Prupuk– Bumiayu – Ajibarang – Wangon - Kebumen.
 
5. Bagi pemudik dari barat yang bermaksud ke Jawa Timur, setelah melalui Semarang ambil arah Ungaran – Bawen – Salatiga – Boyolali – Kartosuro – Surakarta – Sragen – Mantingan Batas Jatim.
 
6. Bagi pemudik dari barat yang bermaksud untuk ke Jawa Tengah bagian tengah bisa melalui Pemalang – Bantarbolang – Randudongkal – Belik – Bobotsari – Purbalingga – Sokaraja/ Klampok. Atau jika sudah sampai Pekalongan bisa menuju Kajen – Kalibening – Wanayasa – Banjarnegara. 
 
7. Untuk menghindari kemacetan di Kota Semarang bisa melalui Weleri – Sukorejo – Parakan- Temanggung – Kaloran – Bandungan – Lemahabang/Ambarawa jika mau ke Solo sekitar bisa keluar melalui Bawen, atau jika bermaksud ke Jogja maka dilanjut ke Secang – Magelang – Muntilan – Salam.
 
8. Jalur Pati – Kayen – Purwodadi – Gemolong – Surakarta kemudian bisa melalui Sruwen – Gemolong Palur – Karanganyar – Tawangmangu – Cemorosewu. Atau dari Surakarta – Sukoharjo – Wonogiri – Biting/Bts. Jatim, bisa juga dari Wonogiri - Ngadirojo – Giriwoyo - Pacitan.