Berita PKS

Pakar Neurosains: Jika Marah Wudhulah

04 Nov 2015 | 13:45 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

DEPOK (4/11) – Islam mengajarkan banyak hal dalam berperilaku termasuk saat kita marah. Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW menganjurkan jika seseorang marah hendaknya mengambil air wudhu. Kemudian jika dia dalam posisi berdiri hendaknya duduk atau berbaring.

Sunah Rasulullah SAW ini ternyata sesuai dengan ilmu pengetahuan tenteng emosi. Founder Neuroscience Indonesia Dr Amir Zuhdi saat menjadi pembicara dalam Talkshow di Bazar Mukernas PKS di Depok, Jawa Barat menyebut emosi seseorang berasal dari otak emosi yang terletak di sekitar dahi seseorang.

"Sehingga, cara paling joss mengendalikan emosi dengan ambil air wudhu, lalu sholat dua rokaat. Ini saya buktikan sendiri. Karena saya pernah mendapat predikat ayah terjahat dari anak saya," cerita Dr.Amir, di Kantin Hotel Bumi Wiyata, Rabu (4/11).

Amir menambahkan apabila ketika marah dalam keadaan berdiri maka ubahlah posisi dalam posisi duduk. Namun ia menyarankan jika duduk maka duduklah dalam posisi yang tepat.

"Jadi sunnah duduk ketika marah itu tidak asal-asalan. Kalau duduk, bersandarlah kemudian angkat kaki sedikit. Agar sensor ketegangan tidak semakin menjalar dari otak ke seluruh tubuh. Karena saat marah, otak kita akan memutuskan apakah fight atau flight," tukasnya.

Keterangan Foto: Pakar Neuroscience Indonesia Dr. Amir Zuhdi Menjadi pembicara talkshow dalam rangka memeriahkan Mukernas PKS ke-4 di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/11). (Foto: Khairuddin Safri / Humas DPP PKS)