GEMA Keadilan Terbuka Jadi Rumah Pemuda Indonesia
BANDUNG -- Organiasi kepemudaan nasional Gema Keadilan melaksanakan Musyawarah Nasional di Bandung pada Sabtu-Minggu (20-21/3).
Organisasi sayap PKS ini akan memilih pengurus baru untuk periode mendatang. Hadir dalam Munas ini Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan dr. Gamal Albinsaid, Wakabid Kepemudaan PKS Yanuar Arif Wibowo, dan Akbar Zulfakar Ketua Umum Gema Keadilan.
Yanuar Arif, Wakil Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS sekaligus Pembina DPN Gema Keadilan, dalam arahannya menekankan posisi strategis Gema Keadilan sebagai sayap kepemudaan PKS untuk menjadi rumah bagi pemuda Indonesia.
"Gema Keadilan harus mengindonesia dalam arti menjadi rumah bagi seluruh pemuda Indonesia. Gema Keadilan harus membuka diri bagi setiap anak muda dan OKP di seluruh Indonesia, apakah dari HMI, PMII, IMM, KAMMI, dan lain-lain," tandas Yanuar.
Keunggulan kaum muda ada pada semangat, narasi dan gagasan yang segar, serta kemampuannya dalam membangun kolaborasi untuk mewujudkan mimpi dan cita-citanya.
"Gema Keadilan harus menjadi organisasi kepemudaan nasional yang terdepan dalam menggerakkan semangat dan gagasan besar anak muda. Berpikir dan berjiwa besar untuk Indonesia. Berpikir, bersikap, dan bertindak strategis untuk bangsa dan negara," tegas Yanuar.
Mantan Sekjen Gema Keadilan pertama ini berharap Gema Keadilan mampu mentransformasi potensi pemuda PKS khususnya dan pemuda Indonesia umumnya agar menjadi kekuatan perubahan yang riil dan konkrit di semua level, dari tingkat lokal, daerah, hingga nasional. Bahkan, kiprah dan kontribusinya bisa merambah internasional melalui karya pemikiran intelektual, kemanusiaan, dan peradaban.
"Untuk itu Gema Keadilan harus terus membuka diri dengan gaya anak muda yang luwes dan luas dalam pergaualan. Serta jangan pernah lupa akar untuk menjadi sayap partai yang tangguh dan menjadi basis massa PKS yang kuat dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera," pungkas Yanuar.