Berita PKS

Dukung Pemberdayaan Ekonomi Pesantren, PKS Siap Bersinergi dengan FSPP Banten

20 May 2021 | 11:24 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Serang (19/05) -- Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten Sudarman menyatakan siap bersinergi dengan seluruh elemen bangsa dalam agenda pelayanan masyarakat.

"PKS siap bersinergi dengan seluruh elemen bangsa dalam program pemberdayaan masyarakat, termasuk dari unsur pesantren," kata Sudarman usai acara "Silaturahim Kebangsaan" di Kantor Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten di Jalan HM. Muslih, Cikulur Baru, Kabupaten Serang, pada Rabu (19/05/2021) sore.

Sudarman mengatakan program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan FSPP Provinsi Banten sejalan dengan program pembedayaan PKS Banten yakni membentuk duta PKS di 1551 desa se Banten.

Menurutnya, kalau ini bisa diberdayakan nanti PKS Banten bisa bersinergi dengan FSPP Banten. Karena program ini sudah berbasis desa dan itu dekat dengan pesantren yang kebanyakan di daerah-daerah atau desa.

"Mudah-mudahan nantinya PKS dan FSPP bisa sinergi dan kolaborasi di lapangan," ungkapnya.

Sekretaris Jenderal FSPP Provinsi Banten Fadlullah menambahkan, FSPP Provinsi Banten mempunyai program pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren dan komunitas, tentu sangat baik jika partai politik seperti PKS memberikan dorongan di parlemen dalam hal kebijakan dan anggaran.

"Bagaimana perwakilan PKS di parlemen bisa mendorong kebijakan dan anggaran dalam program ekonomi berbasis pesantren dan komunitas," harapnya.

Saat ini, komoditas pertanian yang sudah berjalan dan produksinya berskala nasional dan ekspor adalah pertanian pohon Porang.

"Produk komoditas ini mempunyai manfaat, yakni sebagai bahan baku kosmetik," jelas Fadlullah.

FSPP juga memanfaatkan lahan dan pekarangan pondok pesantren untuk ditanami sayur mayur dan lainnya.

Selain itu, pondok pesantren di wilayah Banten ini selain mengembangkan produk pertanian juga perikanan dan peternakan. Apalagi jelang Idul Adha, sebagian pondok pesantren ada yang jualan sapi dan kambing.

"Jadi ini bagian dari ikhtiar kami dalam membangun kemandirian ummat dan bangsa, sesuai dengan konstitusi ikut memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, maka itu menjadi wilayah garapan FSPP," imbuhnya.

Dalam silaturahim kebangsaan tersebut, Sudarman didampingi oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah Banten Gembong R. Sumedi, Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) Imron Rosyadi, Ketua Bidang Kaderisasi A'la Rotbi, Sekretaris DPW Ruhamaben, dan Sekretaris SDW Tengku Iwan.