Berita PKS

Tekuk PKS Palu di Partai Final, Tim Sepakbola PKS Parimo Bawa Pulang Piala

01 Dec 2021 | 10:11 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Aleg DPR-RI, Hj Sakinah saat menyerahkan piala Juara I kepada tim kesebelasan DPD PKS Parimo, yang di partai final Liga Trofeo PS Sulteng, berhasil mengatasi perlawanan tim DPD PKS Kota Palu, dengan kemenangan tipis 2-1.

PALU – Tim sepakbola DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Parigi Moutong, berhasil membawa pulang piala, sekaligus uang pembinaan, setelah berhasil mengatasi perlawanan tim sepakbola DPD PKS Kota Palu, dalam partai final Liga Pershabatan Trofeo PKS. Di partai final, PKS Parimo membekuk DPD PKS Kota Palu dengan kemenangan tipis 2-1.

Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyuddin, mengatakan bahwa liga persahabatan PKS, dikemas dalam bentuk Trofeo atau mini liga.  Dilaksanakan sejak Sabtu, 27 November hingga Senin 28 November 2021 di lapangan Abadi, Talise.

“Di babak final mempertemukan Tim PKS Kota Palu melawan PKS Parimo yg berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan PKS Parimo,”katanya.

Menurutnya, liga trofeo merupakan gawean Bidang Kepanduan dan Kepemudaan DPW PKS Sulteng. Dalam liga trofeo perdana ini, ada 6 tim sepakbola berpartisipasi, yakni kesebelasan DPW PKS Sulteng, DPD PKS Kota Palu, Sigi, Donggala, Parigi Moutong dan yang terjauh tim sepakbola PKS Banggai.

“Liga persahabatan ini dijadikan sebagai ajang silaturrahim para kader dan simpatisan PKS dari daerah,”kata Wahyuddin yang secara resmi menutup seluruh rangkaian liga sembari menyerahkan piala dan hadiah berupa dana pembinaan. 

Trophy juara 3 diserahkan kepada Tim PKS Banggai oleh Sekum DPW PKS Rusman Ramli, Juara 2 diserahkan kepada Tim PKS Kota Palu oleh Ketua Umum DPW dan piala Juara 1, diserahkan Hj Sakinah Aljufri, Aleg DPR RI yang turut hadir menyaksikan babak final sejak menit awal pertandingan dimulakan.

Dalam amanatnya, Hj Sakinah mengatakan bahwa tujuan dari pelaksanakaan liga, selain untuk silaturrahim, sekaligus menjadi ajang bagi kader dan simpatisan PKS, untuk berolahraga dan membina pribadi, menjadi pribadi yang sehat. Katanya, kader PKS, harus sehat jasmani dan rohani, sehingga bisa terus melakukan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Bagaimana mau melayani kalau kurang sehat. Makanya, kader dan pengurus PKS harus rutin olahraga dan selalu menjaga semangatnya, selain tentu saja terus mengasah dan membina diri dengan kegiatan pembinaan ruhiyahnya,”tambahnya.

Wahyuddin, kembali menambahkan bahwa kegiatan pembinaan olahraga, merupakan salah satu program unggulan PKS secara nasional. Di antara kegiatan olahraga yang secara rutin dilaksanakan PKS, yakni setiap Ahad menggelar senam nusantara bersama, menggelar pertandingan beberapa cabang olahraga secara internal, maupun melakukan pertadingan persahabatan.

“Semoga tahun depan, usai verifikasi parpol peserta Pemilu, DPW PKS Sulteng kembali bisa mengadakan Turnamen PKS Cup,”tutup M. Wahyuddin.