Berita PKS

Sohibul Iman Beberkan Enam Ruh Pemenangan untuk Pilkada

22 Nov 2020 | 11:42 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Wakil Ketua Majelis Syura PKS Mohamad Sohibul Iman memberikan arahan dalam Konsolidasi Pemenangan Pilkada di Batam, Kepri, Ahad (22/11) (M Hilal/PKSFoto)

Batam -- Wakil Ketua Majelis Syura PKS Mohamad Sohibul Iman melakukan Safari Pemenangan Pilkada dan Konsolidasi Struktur dan Kader PKS Kepulaauan Riau di Batam, Ahad (22/11/2020).

Sohibul Iman menekankan enam ruh yang menjadi kunci keberhasilan PKS pada Pemilu 2019 bisa kembali diterapkan pada Pilkada 2020.

Pertama ruh militansi. Sohibul Iman menerangkan, banyak pihak yang memprediksi PKS akan tenggelam pada Pemilu 2019. Sikap sebagai oposisi akan meningkatkan tekanan eksternal. Begitu juga saat terjadi tekanan internal.

"Tetapi justru kader tidak surut, semakin meningkat militansi. Semakin ditekan, bukan semakin mundur ke belakang, semakin kencang militansi," terang Sohibul Iman.

Kedua, ruh soliditas. Soliditas menjadi kunci PKS menghadapi berbagai gelombang tantangan. Termasuk, ujar dia, saat terjadi tekanan dari internal.

Ia juga menuturkan betapa soliditas PKS sangat terjaga saat pergantian kepemimpinan di PKS. Saat Musyawarah Majelis Syura memutuskan Presiden PKS berganti ke Ahmad Syaikhu, Sohibul Iman lantas berpamitan ke petinggi parpol lain.

"Mereka kaget tidak ada apa-apa, tidak ada riak pergantian pucuk pimpinan partai, di media juga tidak ramai. Hal ini menunjukkan soliditas PKS yang kuat," papar mantan wakil ketua DPR RI ini.

Ruh ketiga, adalah amal jamai dan kolektivitas. Sikap kolektif yang ditunjukkan PKS mulai dari struktur, kader termasuk pejabat publik dari PKS adalah modal dasar untuk kemenangan Pilkada.

Ruh keempat adalah pemihakan. Sohibul Iman berpesan agar aspirasi masyarakat Kepulauan Riau harus menjadi perhatian utama. Janji-janji kampanye baik saat di Pemilu Legislatif maupun nanti dalam Pilkada Kepri 2020 harus diwujudkan.

"Saat Pemilu 2019 kita ada empat janji kampanye yang sesuai dengan aspirasi masyarakat. Misalnya pembebasan pajak STNK dan SIM seumur hidup. Saat orang kaya mendapat Tax Amnesty, masyarakat kelas menengah bawah juga harus mendapatkan perhatian," terang politisi asal Tasikmalaya ini.

Ruh kelima adalah adalah kreativitas. Ia meminta agar Pilkada 2020 juga menjadi ajang pertarungan gagasan. Ia ingat, PKS mengumpulkan anak-anak muda untuk memberikan ide gagasan kampanye kreatif dalam Pemilu 2019.

"Kampanye jangan begitu-begitu saja, bosan. Kerumunan begitu lagi, begitu lagi. Kita memberikan satu kreativitas sebagai parpol terdepan yang mengusung politik gagasan. Politik gagasan dan demokrasi secara kegembiraan," tutur mantan rektor Universitas Paramadina ini.

Ruh terakhir adalah konsistensi. Sikap politik PKS harus terus dijaga dalam nilai konsistensi. Sohibul Iman menegaskan, sikap konsisten PKS berada di luar pemerintahan telah memberikan dampak terhadap hasil Pemilu 2019.

"Di Kepri juga bisa menjaga konsistensi sikap politik. Tidak boleh mencla-mencle. Semoga dengan enam ruh ini di jaga kita bisa memenangkan Pilkada di Kepri," ujar Sohibul.