Berita PKS

Musda PKS Padang Pariaman, Risdianto ST Kembali Jabat Ketua Terpilih

28 Dec 2020 | 08:41 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Padang Pariaman -- Risdianto ST, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padang Pariaman, kembali terpilih menjadi Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab Padang Pariaman periode 2020-2025, melanjutkan jabatan sebelumnya sebagai ketua DPD PKS.

Pria yang akrab disapa ustad itu kembali terpilih menjadi ketua DPD PKS Padang Pariaman melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke V yang dilaksanakan secara virtual serentak se-Indonesia, Senin (28/12) di Hotel Madinah Pariaman.

Risdianto didampingi Tosri Amri yang menjabat sebagai Sekretaris dan Azwar sebagai Bendahara, sementara kadernisasi dijabat Arfeli Marhen.Selain itu juga ditetapkan Dasril sebagai Ketua MPD PKS dan Sekretaris MPD Yuliasman.

Kemudian juga terbentuk Dewan Etik Daerah PKS yang sebelumnya belum ada yang diketuai oleh Iskandar Bustami dan Sekretaris Efrizul.

Usai ditetapkan dan diumumkan secara virtual, seluruh pengurus baru DPD PKS Padang Pariaman pun dilantik langsung oleh Ketua DPP PKS BKW Korwil Sumatera Bagian Utara, Hendri Munief dari Hotel Aston Jakarta secara virtual.

Hendri Munief mengatakan bahwa dalam Pemilu tahun 2019, PKS mengalami peningkatan jumlah perolehan suara, dari 8,5 juta menjadi 11,5 juta atau mengalami kenaikan sekitar 3 juta suara. Dari peningkatan perolehan suara ini, PKS juga berhasil menempatkan kadernya duduk di DPR RI sebanyak 50 orang padahal dulunya hanya 30 orang.

“PKS punya visi dan misi yaitu Partai Islam Rahmatan Lil ‘alamin yang kokoh dan terdepan melayani rakyat dan NKRI.

Berpijak kepada visi dan misi PKS tesebut, pengurus dan kader harus bekerja lebih ulet lagi dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang, tentunya bisa mengantarkan kader PKS menduduki kursi legislatif, baik daerah maupun pusat,” tegasnya.

Kemudian pada pengurus yang baru, sambung Hendri Munief, menyampaikan tiga hal pokok PKS pertama, kaum milineal diupayakan menjadi kader ataupun simpatisan. Karena di Pemilu 2024 mendatang, suara kaum milineal mengalami lonjakan. Kedua, aspirasi kaum perempuan harus diperhatikan dan ketiga, kalangan pengusaha harus diperhatikan, sekaligus dirangkul menjadi kader.

Ketiga hal tersebut harus menjadi perhitungan bagi pengurus PKS dalam menghadapi Pemilu tahun 2024 mendatang. Tujuannya, demi menambah jumlah kader, meningkatkan PT demi meningkatkan jumlah kader duduk di lembaga legislatif.

Sementara itu, Risdianto, sebagai Ketua DPD PKS terpilih mengatakan bahwa arahan yang disampaikan Ketua DPP BKW Korwil PKS Sumatera Bagian Utara menjadi perhitungan, karena ketiga hal tersebut memang benar adanya. Karena di Pemilu 2024 mendatang, PKS berupaya meningkatkan perolehan jumlah suara demi menambah jumlah kader yang duduk di legislatif nantinya.

“Alhamdulillah, saya dan kader PKS lainnya kembali diamanahkan menjadi ketua dan pengurus DPD PKS Padang Pariaman. Ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya, salahsatunya menunaikan apa yang dipesankan oleh pimpinan PKS,” sebutnya.

Risdianto juga menambahkan, sebagai partai yang Rahmatan Lil’alamin ada empat misi ke depan yang akan dilakukan, pertama menjadikan Partai PKS punya peran penting yang besar untuk melaksanakan kebijakan publik artian dalam rangka untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Padang Pariaman. Dan arah kebijakannya adalah partai PKS menjadi pemenang pada pileg 2024 mendatang.

“Target kita pada Pileg 2024 adalah menjadi pemenang, jika saat ini kader PKS masih menjadi Wakil Ketua di DPRD, maka kedepan bisa berada di losisi ketua dari kader PKS, dan target itu tidak muluk-muluk,” jelasnya.

Sumber: Reportase Investigasi

Berita Terkait