Berita PKS

Jaya Suprana: PKS Adalah Partai Politik yang Benar-benar Sesuai dengan Namanya

21 Nov 2020 | 05:46 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Jaya Suprana

Jakarta (20/11) - Pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Jaya Suprana mengucapkan selamat untuk Munas V PKS. Ia pun memaparkan perkenalan pertamanya dengan Partai Keadilan Sejahtera. Ia sering salah menyebut PKS dengan Partai Keadilan Sosial

"Kami ucapkan Musyawarah Nasional Partai Keadilan Sejahtera. Terus terang mungkin saya terlalu menghayati Pancasila, saya itu sering keliru menyebut nama PKS sebagai Partai Keadilan Sosial.  Setelah itu saya sadar kalau saya keliru bahwa ternyata itu Partai Keadilan Sejahtera," kata dia.

Hal tersebut diungkapkan dalam Studium Generale Kebangsaan yang diadakan PKS menyambut Munas V dengan tema “Partisipasi Masyarakat Sipil dalam Membangun Demokrasi yang Sehat”.

"Saya mengenal PKS itu sejak saya mengenal bapak yang saya hormati, bapak Hidayat Nur Wahid. Bahkan boleh dikatakan pertama saya mengenal bapak Hidayat Nur Wahid dahulu, baru saya mengenal PKS," tutur Jaya.

Dari apa yang ia pelajari dari Hidayat Nur Wahid, ia memperoleh keyakinan bahwa PKS adalah partai politik yang benar-benar sesuai dengan namanya. Partai yang memperjuangkan keadilan dan partai yang memperjuangkan kesejahteraan.

"Sesuai dengan cita-cita bangsa luhur bangsa Indonesia adalah masyarakat adil dan makmur. Di mana yang diucapkan pertama adalah adil, baru makmur. Bukan makmur baru adil. Sebab kemakmuran tidak menjamin keadilan. Karena biasanya yang sudah makmur tidak peduli pada yang belum makmur. Tetapi keadilan lebih menjamin kemakmuran," kata dia.

Begitu juga keadilan dan sejahtera. Kata sejahtera, kata dia, setingkat lebih tinggi dari makmur. Karena kalau kemakmuran berhenti pada kebendaan, tapi kalau kesejahteraan di atasnya yaitu tak hanya kebendaan tapi juga akhlak, budi pekerti, kesetiaan, patriotisme dan hal-hal tak benda.

"Hal-hal tak benda ini yang membedakan antara satwa dengan manusia," kata dia menegaskan.


Berita Terkait