Berita PKS

Ismail Jafar Dewan PKS, Main Jaranan

23 Mar 2022 | 07:05 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Sebagai wakil dari masyarakat Lampung Timur di DPRD Provinsi Lampung, Ismail Jafar seringkali bersilaturahmi dengan berbagai kelompok masyarakat di daerah pemilihan. Baik karena inisiatif pribadi, maupun dalam rangka memenuhi berbagai undangan kehadiran pada kegiatan-kegiatan yang digagas oleh warga masyarakat setempat. 

Sama seperti Ahad (20/3/2022), selepas melangsungkan agenda Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) periode Maret 2022, atas undangan Priyo Wibowo, Kepala Desa Sumber Rejo, Batanghari Lampung Timur, Ismail Jafar hadir di kediaman Ponimin, tetangga dekat Kades Priyo Wibowo yang melangsungkan tasyakuran atas kelulusan pendidikan tingkat sarjana anandanya, Setia Puji Astuti. 

Dalam agenda acara tasyakuran itu, Ponimin menyiapkan hiburan kuda kepang atau yang seringkali disebut dengan jaranan bagi tamu undangan yang hadir, tak terkecuali bagi Ismail Jafar sebagai tamu yang hadir. 

Pada kesempatan itu, saat sambutan acara, Ismail Jafar menyampaikan apresiasi atas masih berlangsungnya kegiatan seni-seni budaya kearifan lokal seperti kuda kepang tersebut.

"Tentu kegiatan seni budaya yang masih berlangsung ini menjadi media pemersatu bangsa, sekaligus menguatkan keguyuban antar warga masyarakat," kata Ismail. 

Anggota Dewan PKS inipun mengingatkan tentang ideologi bangsa. "Ingat kita punya Pancasila sebagai ideologi bangsa. Sila ketiga, Persatuan Indonesia wajib kita pegang sebagai warga negara yang Pancasilais. Terlebih, kaki burung garuda telah mencengkeram kuat Bhineka Tunggal Ika, yang artinya meski berbeda-beda, namun tetap bersatu sebagai sebuah bangsa, yakni bangsa Indonesia," kata Ismail Jafar lagi. 

Pada akhir sambutannya, Ismail mengucapkan selamat atas kelulusan Setia Puji Astuti yang telah menempuh pendidikan tingkat sarjana. "Semoga ilmunya bermanfaat, dimudahkan segala urusan, dilapangkan rezekinya serta mendapatkan penghidupan yang baik dan layak bagi masa depannya, " pungkas Ismail.