Hari Nelayan, PKS Sambangi 1.000 Titik Bersama Nelayan

Jakarta - Bidang Tani dan Nelayan DPP PKS menggelar gerakan 1.000 titik bersama nelayan dalam peringatan Hari Nelayan 2021.

Peringatan hari nelayan tahun 2021 adalah peringatan yang ke 61 sejak diresmikan tahun 1960 oleh Presiden Soekarno. Dalam usia peringatan yang ke 61 sudah masuk usi senja bagi nelayan yang saat ini praktis usia nelayan Indonesia antara 50 - 60 tahun, kategori usia menjelang purna menjadi nelayan.

"Peringatan Hari Nelayan masih sebatas perayaan yang mulai sepi dan setelah itu dilupakan oleh pengambil kebijakan, Nilai Tukar Nelayan yang 10 tahun terakhir hanya bergerak di kisaran 98 - 101 poin mencerminkan nelayan belum sejahtera," papar Ketua Bidang Tani dan Nelayan DPP PKS Riyono dalam keterangannya, Jumat (9/4/2021).

PKS dalam Rakernas menyiapkan Sekolah Nelayan yang menjadi sarana dan jawaban atas berbagai problem nelayan nasional yang saat ini terjadi. Akses permodalan yang sulit, teknologi nelayan kecil yang kalah jauh dari nelayan besar, pembelajaran dan peningkatan nilai hasil tangkapan nelayan serta membangun spirit bahwa menjadi nelayan adalah kebanggan dan jalan bangkitnya ekonomi daerah sampai nasional.

"1000 Titik Bersama Nelayan menjadi langkah PKS dalam menjalankan tiga pilar khidmat kepada nelayan melalui pelayanan, pemberdayaan dan advokasi. Di 1000 titik inilah pengurus PKS dari pusat sampai ranting akan membersamai nelayan, berdiskusi, bersilaturohim, berbagi ilmu dan pengalaman bagi nelayan agar betul - betul fungsi parpol melakukan pendidikan politik terlihat," kata Riyono.

Agenda 1000 Titik Bersama Nelayan ini juga sebagai sarana mendengarkan problem dan harapan nelayan kepada PKS dan pemerintah. "Dari 1000 titik ini akan terlihat potret nyata dan gambaran riil apa yang sebenarnya diinginkan nelayan? Insyaallah akan terdengar suara dari 10.000 nelayan Indonesia. PKS semoga bisa membantu memperjuangkan di parlemen dan pejabat eksekutif yang berasal dari PKS" tambah Riyono.

Peringatan ke 61 Hari Nelayan Indonesia akan berlangsung selama 1 bulan mulai 6 April - 6 Mei 2021. "Semoga berkah Ramadhan akan semakin menguatkan komitmen PKS dalam membela nelayan agar menjadi aktor utama pembangunan Nasional menuju Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia" tutup Riyono.