Berita PKS

Gelar Rakor, PKS Papua Barat Siapkan Spirit Menang Pemilu

18 Oct 2021 | 16:20 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Sorong -- Ketua Departemen Pemenangan Pemilu dan Pemilukada (BP3) BPW Indonesia Timur Sudarmo menyampaikan apresiasi kepada PKS Papua Barat atas perolehan hasil perolehan hasil Pemilu 2019 yang merupakan modal PKS untuk Pemilu 2024 di Papua Barat pada Rapat Koordinasi PKS Papua Barat, Sabtu (16/10/2021).

"Wilayah Papua Barat yang luas sebenarnya menjadi tantangan tersendiri. Ini akan menjadi prestasi dimana dengan wilayah yang luas PKS juga dapat meraih target," ungkap Sudarmo dalam sambutannya.

Sudarmo mengingatkan agar dalam kerja-kerja pemenangan 2024 penting untuk para anggota memiliki spirit yang kuat.

"Jangan dilupa bahwa pemenangan pemilu yang harus dikuatkan adalah spirit kita. Jika seluruh kader memiliki optimisme kemenangan, maka tidak ada yang akan menghalangi kita. Sebaliknya, jika pesimisme sudah menjadi mindset, itu juga akan mengganggu psikologis," pesan Sudarmo.

Bagi Sudarmo pelaksanaan Rakor Pemenangan Pemilu tersebut merupakan program strategis.

"Karena dalam Rakor BP3 ini, kita akan menyiapkan langkah-langkah yang sesuai dengan hasil Munas, Muswil, dan Musda dengan beberapa target yang telah di tetapkan. Lewat Rakor ini, PKS Papua Barat dapat memprediksi perolehan suara di Dapil masing-masing," lanjut dia.

Sudarmo mengingatkan naiknya elektabilitas PKS di Papua Barat harus dijadikan sebagai satu titik untuk memulai bersyukur dengan terus bergerak.

"Adanya peningkatan kursi di DPRD kota/kabupaten dari 10 jadi 16 dan DPR Provinsi menjadi 2 kursi, merupakan perolehan yang harus disyukuri dengan terus bergerak. Bergerak mulai dari konsolidasi struktural, karena hal ini merupakan bagian penting dari infrastruktur partai," ucap Darmo.

Sudarmo juga menegaskan bahwa kekokohan individu akan menguatkan kekokohan organisasi partai.

“Hal lain yang juga harus diperhitungkan bahwa dalam pemenangan adalah kekokohan pada masing-masing individu di dalam tim. Karenanya, yang dibutuhkan setalah kekokohan individu adalah kekokohan organisasi. Sehingga semua mesin partai akan lebih mudah untuk bersinergi menjalankan semua program pemenangan,” pungkas Darmo.