Berita PKS

PKS Sarankan Dubes RI Dialog dengan FPI soal Diksi 'Tsaurah'

19 Oct 2020 | 16:42 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Jakarta - Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, menyebut penggunaan diksi 'tsaurah' dalam siaran pers FPI terkait rencana kepulangan Habib Rizieq Syihab ke Indonesia bisa bermakna kudeta. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meminta Agus Maftuh berdialog dengan FPI terkait penggunaan diksi 'tsaurah'.

"Kata 'tsaurah' yang dilontarkan sederhana, diajak bincang saja FPI-nya. Asas kita musyawarah. Jangan belum ditempuh dialog langsung dilontarkan tuduhan," ujar Mardani saat dihubungi, Ahad (18/10/2020).

"Semua saat ini mesti berjiwa besar. Kritik jangan ditanggapi sebagai kebencian. Semua kata harus diletakkan dalam konteksnya," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mardani mengatakan FPI mempunyai banyak jasa bagi negara sehingga perlu ada dialog ketika sejumlah hal perlu dibahas bersama.

"FPI punya banyak jasa. Kalau ada catatan terhadap FPI, ajak duduk. Negara yang diwakili pemerintah mesti jadi ayah bagi semua," kata Mardani.

Sebelumnya, Agus mengomentari penggunaan diksi 'tsaurah' terkait rencana kepulangan Habib Rizieq. Agus mengatakan tsaurah dalam bahasa Arab bisa bermakna kudeta.

"Kami menyayangkan dokumen berbahasa Arab yang dibaca di demo kemarin, terutama diksi 'tsaurah', yang merupakan terjemahan dari 'revolusi', sangat tabu di Arab Saudi. 'Tsaurah' bisa bermakna 'inqilab' (kudeta), faudha (chaos, kekacauan), intifadhah (pemberontakan), taqatul (peperangan, saling bunuh), idhtirab (gangguan keamanan), dan tamarrud (pemberontakan)," kata Agus kepada detikcom, Jumat (16/10).

"Sangat sensitif jika dibaca oleh publik Arab Saudi. Dan saya yakin Saudi dan umat islam tidak akan rela kota suci Mekah dipakai untuk meneriakkan 'tsaurah' terhadap negara yang syar'iyyah (konstitusional) Republik Indonesia," ujar Agus.

Diksi tsaurah yang digunakan FPI itu termuat dalam siaran pers dalam tiga bahasa. Siaran pers itu diberi judul 'Pengumuman dari Kota Suci Makkah tentang Rencana Kepulangan IB-HRS'.

Diksi tsaurah itu ada di halaman kedua siaran pers yang menggunakan bahasa Arab. FPI mengartikan tsaurah itu revolusi.

Soal rencana kepulangan Habib Rizieq ini juga disampaikan Ketum FPI KH Ahmad Shabri Lubis saat demo menolak omnibus law UU Cipta Kerja. Shabri menyebut Habib Rizieq akan memimpin revolusi.

"Imam besar Habib Rizieq Syihab akan segera pulang ke Indonesia untuk memimpin revolusi," kata Shabri dari atas mobil komando, Selasa (13/10).

Sumber: news.detik.com