Berita PKS

PKS Kalbar Bagikan Sembako Untuk Warga yang Terkena Banjir

17 Sep 2020 | 13:12 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Sintang -- Tim Gerakan Tanggap Bencana (Genta) DPW PKS Kalbar, kembali turun ke lokasi banjir yang melanda Kabupaten Sintang - Melawi sejak beberapa hari lalu. Tim Genta DPW PKS kalbar yang tiba di Sintang sejak kemarin memberikan bantuan sembako kerumah warga yang terkena banjir pada hari rabu (16/9/2020).

Banjir yang setinggi pinggang orang dewasa membuat beberapa warga mengungsi kebeberapa lokasi yang tidak terkena banjir. Yon Kusnedi, Ketua Tim Genta PKS Kalbar mengatakan bantuan sembako dibagikan di Desa Sungai Rambai, Kecamatan Sintang sebanyak 70 rumah.

"Sebanyak 70 rumah di Desa Sungai Rambai telah kita bagikan paket sembako, semoga bisa membantu dan meringankan beban warga yang terdampak," ujar Yon.

Selain Sintang, Tim Genta PKS juga akan memberikan bantuan ke lokasi banjir di Kabupaten Melawi, hanya sampai hari ini jalan darat masih belum bisa dilewati.

"Insya Allah setelah Sintang kami juga akan ke Melawi membagikan beberapa bantuan sembako untuk warga yang terdampak banjir," tambahnya.

Arif Joni, Ketua DPW PKS kalbar mengimbau kepada seluruh kader, anggota dewan dari PKS untuk membantu warga yang terdampak banjir, dengan memberikan sumbangan dana secukupnya yang akan dibelikan sembako, agar bisa dibawa oleh Tim Genta untuk dibagikan.

"Di PKS sudah ada tim khusus yang selalu merespon setiap bencana yang terjadi, gerakan tanggap bencana, nah Tim Genta ini yang turun langsung ke lokasi bencana, sekarang mereka ke Sintang dan Melawi untuk membagikan sembako hasil sumbangan kader PKS," ujar Arif Joni.

Arif juga akan meminta pemprov untuk menganalisa kejadian banjir ini, agar tidak terulang setiap tahun atau minimal bisa mengurangi jumlah korban yang terdampak banjir.

"Yah kita akan coba bawa ke rapat dewan Provinsi dengan gubernur, agar kejadian banjir ini tidak menjadi seperti kegiatan rutin, harus ada solusi dari kita, kasihan warga kalo setiap hujan atau datang musim hujan jadi was was," pungkasnya.