Berita PKS

PKS : Dr Salim Bagikan Paket Sembako kepada Petani dan Nelayan di Upacara 17 Agustus 

19 Aug 2021 | 10:05 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Semarang - Kondisi pandemi tidak menyurutkan langkah PKS untuk terus memupuk semangat nasionalisme kepada semua kalangan sekaligus membantu ikut meringkan beban rakyat kecil. Upacara sebagai refleksi kebanggaan dan syukur akan karunia kemerdekaan yang telah Allah berikan kepada bangsa Indonesia. 

"PKS selalu menjadikan momentum hari kemerdekaan dengan dua unsur utama, bersyukur kepada Allah dan membangkitkan semangat peduli sebagai wujud nasionalisme sejati" papar Pramono Ketua Departemen Nelayan yang bertindak sebagai Irup dalam upacara 17 Agustus yang digelar bersama Petani dan Nelayan di Rowosari Kab Kendal. 

Upacara digelar dengan prokes serta pembatasan peserta berasal dari petani dan nelayan lokal yang merupakan simpatisan PKS. Upacara detik - detik proklamasi dilaksanakan tepat dengan detik - detik proklamasi secara nasional. Petani dan nelayan bangga dengan upacara yang dilaksanakan oleh PKS, karena selama ini baru sekali ini ada upacara melibatkan petani dan nelayan khususnya disekitar TPI Tawang yang merupakan pusat kegiatan nelayan dalam jual beli ikan. 

Menurut Riyono Ketua DPP PKS bidang Tani dan Nelayan dalam upacara ini juga digunakan sebagai ajang sosialisasi dan penyerahan Kartu Tanda Anggota PKS kepada petani dan nelayan disertai pembagian paket sembako dari Ketua Majelis Syuro PKS Dr Salim. 

"Doktor Salim sebagai tokoh nasional dengan segala pengalaman sebagai Duta besar dan Menteri Sosial harus terus dikenalkan kepada rakyat agar menjadi alternatif kepemimpinan nasional ke depan" tambah Riyono. 

Upacara dan pembagian paket sembako dari Doktor Salim di Kab Kendal menjadi bagian dari program nasional 1.7 juta paket sembako yang di launching oleh Dr Salim bersamaan dengan upacara 17 agustus di kantor PKS. 

Petani dan nelayan yang menerima paket sembako merasa sangat terbantu disaat kondisi pandemi yang belum berakhir, apalagi nelayan dan petani tidak termasuk yang mendapatkan bansos dari pemerintah.

Rep: Arya Humas DPP PKS