Berita PKS

Konsolidasi dengan Kader PKS Babel, Aher Kobarkan Semangat Ekspansi

16 Jun 2022 | 14:12 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Wakil Ketua Majelis Syura PKS Ahmad Heryawan dalam konsolidasi bersama Kader PKS Bangka Belitung, Rabu (15/06/2022). (Donny/PKSFoto)

Pangkal Pinang -- Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Heryawan mengarahkan agar kader PKS Bangka Belitung membangun semangat ekspansi dalam menyongsong Pemilu 2024.

"Bangunlah semangat ekspansi. Ketua DPW, Ketua DPD nanti yang akan menjadi komandonya untuk ekspansi suara serta menghadirkan komunikasi dalam memantapkan ekspansi ini," kata pria yang akrab disapa Aher dalam agenda konsolidasi bersama kader PKS Babel, Rabu (15/06/2022).

Aher menyampaikan ekspansi ini harus menjadi semangat dalam setiap program yang akan dilakukan oleh PKS Babel.

"Semangat tersebut harus muncul dalam program-progam. Yang menurut kesimpulan di DPP kan ekspansinya program-program kita itu ada pada dua ujung. Pertama terkait penambahan kader, yang kedua tambahan konstituen, tambahan suara," ujar Aher.

Dengan demikian, lanjut Aher, semua program harus dirancang sedemikian rupa ujungnya hanya dua hal itu, yaitu bagaimana program tersebut secara langsung maupun tidak langsung menambah kader dan konstituen.

Aher menambahkan bahwa semangat ekspansi harus menjadi strategi bersama untuk masuk ke semua segmen.

"Ini harus menjadi strategi bersama, yaitu melakukan ekspansi sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya kepada semua segmen. Nanti tampak luarnya adalah semangat mencari suara dan semangat untuk tidak pernah ada keraguan masuk ke semua segmen," ujar dia.

Bayangkan, kata Aher, kalau semangat ekspansi ini dapat menghadirkan gelombang yang sama (di DPW hingga DPRa) maka ini akan seirama.

"Karena yang dipikirkan oleh Ketua DPRa, Ketua DPC, Ketua DPD, sama dengan apa yang dipikirkan oleh Ketua DPW. Kalau ini terjadi, maka akan ada gerakan ekspansi yang sangat kuat untuk mencari konstituen dan dampaknya adalah pada kemenangan di 2024," pungkas Aher.