Berita PKS

Konsolidasi Bidang Perempuan PKS se Jatim: Siap Layani Rakyat, Siap Menangkan 2024

04 Oct 2022 | 09:45 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Konsolidasi Bidang Perempuan se Jawa Timur

Surabaya - Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, peran perempuan tak bisa dipandang sebelah mata. Karenanya Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS melakukan konsolidasi dengan BPKK di 38 kabupaten/kota.

Pentingnya peran perempuan inilah yang menjadi landasan digelarnya ‘Konsolidasi BPKK DPP – DPW – DPD se Jatim Menuju Kemenangan 2024″ oleh BPKK PKS Jawa Timur (Jatim), Sabtu, (1/10/2022) di hall Kantor DPW PKS Jawa Timur.

Ketua BPKK DPP PKS Mufida Kurniasih yang hadir sebagai pembicara memberikan penjelasan tentang peran perempuan dalam kehidupan sosial. Menurutnya perempuan dan ketahanan negara berhubungan sangat erat.

“Jika keluarga kokoh, bangsa ini akan kokoh. Itu kuncinya, tidak bisa ditawar. Jika keluarga keluarga kokoh, ketahanan sosial juga akan kokoh” tegas anggota DPR RI itu.

Lina Ariani, Ketua BPKK DPW PKS Jatim dalam kesempatan itu melaporkan bahwa seluruh pengurus BPKK DPD PKS se-Jatim sudah bergerak membersamai masyarakat dalam program-program Rumah Keluarga Indonesia (RKI).

“800 titik RKI di seluruh Jawa Timur bukti PKS melayani rakyat, ini menjadi langkah awal kemenangan PKS,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan memberi apresiasi dan dukungan atas kegiatan konsolidasi BPKK.

Hal ini karena PKS Jatim memberikan perhatian kepada perempuan agar tutur bisa memberikan kontribusinya kepada NKRI. Salah satu yang termasuk menjadi perhatian khusus PKS adalah kalangan milenial perempuan.

Senada dengan Mufida, menurutnya perempuan hebat akan membuat bangsa menjadi kuat.
Irwan melanjutkan, PKS Jatim menyakini bahwa membangun ketahanan keluarga adalah salah satu pondasi penting keberhasilan membangun bangsa.

“Karenanya, perhatian kepada perempuan bagi kami adalah hal yang prioritas,” tegasnya.

Ia kemudian menjelaskan tentang perbandingan jumlah laki-laki dan perempuan di Jawa Timur. Menurutnya, perbandingan 50,09 persen atau 20,37 juta orang perempuan dan 49,90 persen laki-laki 20,29 juta.

Keterwakilan anggota perempuan PKS di DPRD Jatim saat ini hanya 1 orang, sedangkan yang menjadi anggota dprd Kab/kota 19 orang.

Karenanya ia mendorong kalangan perempuan baik untuk bisa berkontribusi aktif di bidang politik.
Pria 46 tahun itu juga mendorong BPKK Jawa Timur untuk terus melakukan kolaborasi dengan tokoh-tokoh perempuan dan organisasi kewanitaan agar bisa bersama memberdayakan perempuan.

“Pintu kami di PKS terbuka selebar-lebarnya untuk tokoh perempuan yang siap berjuang bersama kami memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan di negeri ini,” pungkasnya.