Fraksi PKS Minta Pemkot Hadirkan Kampung Pesantren
MAKASSAR (02/12) – Menjadikan Makassar sebagai kota religi merupakan salah satu impian dari Fraksi PKS. Hal tersebut diungkapkan Iqbal Abdul Djalil pada rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda RAPBD 2016, Selasa (1/12/2015).
Menurut Ije, sapaan akrabnya, untuk mewujudkan Makassar sebagai kota dunia harus dibarengi dengan nilai spiritual dan religius yang baik dari masyarakat. Hadir sebagai juri bicara pada kesempatan ini, Ije menyampaikan permintaannya kepada Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan pusat-pusat revuolusi spiritual.
“Jika pemerintah pusat punya revolusi mental, kita seharusnya punya revolusi spiritual,” tegas Ije.
Revolusi spiritual itulah yang bisa dihadirkan dalam bentuk Kampung Pesantren. Ije juga menyebutkan di Jalan KH Abdul Jabbar Assidiq terdapat tiga pondok pesantren yang menurutnya selalu melahirkan tokoh-tokoh besar, tak hanya di taraf nasional, tetapi juga internasional.
“Disana itu ada tiga pesantren yaitu Darul Arqam Gombara, Darul Aman, dan Ummul Mukminin Aisyiyah,” sebut Anggota Komisi D bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat ini.
Menurutnya, lokasi tersebut bisa menjadiadikan ikon Makassar sebagai kampung pesantren. “Jika kampung pesantren tersebut dijalankan, kami harap Pemkot Makassar bersama pihak DPRD Makassar bisa melakukan studi religi disana,” jelasnya.
Ije berharap Pemkot Makassar bisa menjadikan pandangan umum Fraksi PKS ini sebagai bahan pertimbangan.
Ilustrasi: Soe Kiswo / Relawan PKS Foto.
Sumber: http://sulsel.pojoksatu.id