Tutup Muswil PKS Jatim, Soekarwo Ajak Presiden PKS Perkuat Perdagangan Antar Provinsi
SURABAYA (14/10) – Gubernur Jatim, Soekarwo yang akrab disapa Pakde Karwo bersama Presiden PKS Sohibul Iman kemarin, Rabu (14/10) resmi menutup Musyawarah Wilayah IV Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di gedung WTC Surabaya.
Dalam kesempatan itu Pakde Karwo mengatakan, Muswil IV PKS yang mengambil tema "Berkhidmat untuk Rakyat” sama persis dengan visi misi Karsa yaitu “APBD untuk Rakyat”
“Yang penting kita bergandengan tangan apalagi kehidupan ekonomi kita melambat. Kesejahteraan tidak bisa tercapai jika pertumbuhan ekonomi kurang bagus,” kata Pakde Karwo di Surabaya, Rabu (14/10).
Saat ini kondisi ekonomi Jatim sangat serius. Defisit ekspor impor mencapai 35 triliun rupiah, sedangkan perdagangan antar provinsi surplus 56 triliun rupiah.
“Saya ingin mengajak PKS dan partai politik lainnya membangun silaturahmi merumuskan kesejahteraan, karena kebersamaan partai politik, pimpinan partai, legislatif dan eksekutif merupakan faktor utama. Kalau di antara partai gaduh tidak akan bisa membangun, tidak akan tercipta kesejahteraan kalau suasana politik tidak kompak,” harapnya.
Menurut mantan Sekda Pemprov Jatim ini, semua partai baik itu PAN, Golkar, Gerindra, hadir untuk memberikan kontribusi terhadap Muswil IV PKS. “Hal ini sangat penting, karena kalau kondisi ekonomi seperti ini, dan antarpartai tidak kompak, kita tidak bisa mengambil keputusan penting,” ujar Pakde Karwo.
Pakde mengusulkan kepada ketua umum partai agar menginstruksikan ke fraksi masing-masing untuk menjalin koordinasi guna saling membangun kerja sama antarprovinsi meski perdagangan dengan luar negeri defisit.
Mulai tahun ini Jatim bertekad menjadi Provinsi Industri. Keadaan tidak bisa berubah atau nilai tambahnya kecil kalau tidak masuk dalam industri. Pengungkit kesejahteraan adalah industri, baik industri pangan atau non pangan.
“Maka kita harus merubah, harus mengambil jalan lain untuk merubah paradigma dari agraris ke industri,” katanya.
Sumber: http://jitunews.com