Puluhan Ormas Islam Jakarta Harapkan Pencapresan Aher

Bandung - Sebanyak 70 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang tergabung dalam Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta, berharap agar Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan maju sebagai salah satu kontestan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden (Pilpres) 2014. Harapan itu mengemuka dalam pertemuan pengurus KODI Jakarta dan perwakilan ormas anggotanya, dengan Ahmad Heryawan atau yang biasa disapa Aher, di Bandung, Rabu (25/12).

"Terus terang, antara KODI dengan Pak Heryawan ada chemistry yang sama. Kita punya idealisme yang sama dalam kerangka membina umat dan mensejahterakan bangsa," kata Ketua Umum KODI DKI Jakarta, KH Syarifuddin.

Oleh karenanya, KH Syarifuddin berharap, partai politik (parpol) khususnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menaungi Aher, membuka peluang bagi tokohnya ini untuk maju ke arena Pilpres mendatang. "KODI Jakarta sangat siap mendukung Pak Heryawan bila akhirnya menjadi salah peserta Pilpres nantinya," katanya.

Lebih jauh dikatakan oleh Ketua KODI DKI Jakarta itu, kapabilitas kenegarawanan Aher telah teruji selama menjadi anggota DPRD DKI Jakarta, serta saat memimpin Jawa Barat hampir enam tahun belakangan.

"Prestasi kerjanya cukup menonjol. Selain berprestasi, Pak Heryawan (adalah) seorang pemimpin yang jujur, sederhana, memiliki hubungan yang baik dengan siapa pun, ngemong, tidak arogan, tawadhu, dan tidak takabur," katanya pula.

Sementara itu, menanggapi aspirasi KODI DKI Jakarta tersebut, Aher sendiri menyampaikan terima kasih. Namun dirinya menegaskan tidak akan berbicara panjang soal posisinya pada Pilpres 2014, karena proses politik tersebut masih panjang.

"Namun, apa pun, saya sebagai muslim akan berusaha untuk mengemban amanah apa pun yang dipercayakan rakyat," kata Aher.

Seperti diketahui, Aher memang masuk dalam tiga besar kader yang digadang-gadang sebagai bakal calon presiden (capres) PKS. Selain Gubernur Jabar tersebut, PKS juga memunculkan nama presidennya, Anis Matta, serta anggota DPR Hidayat Nur Wahid.

 

Sumber: beritasatu.com