PIP PKS Malaysia Gelar Halal Bi Halal 1436 Hijriah dan Talk Show Kebangsaan
KUALA LUMPUR (23/8) - Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS Malaysia mengadakan acara Halal Bi Halal 1436 Hijriah dan talk show kebangsaan di Aula Hasanuddin KBRI Kuala Lumpur, Ahad (23/8/2015).
Acara tersebut menghadirkan Wakil Ketua MPR RI periode 2014 – 2019 Hidayat Nur Wahid dari Fraksi PKS, Duta Besar RI di Malaysia Marsekal TNI (purn) Herman Prayitno, perwakilan partai politik yang berada di Malaysia, dan keluarga besar kader juga simpatisan PKS.
Sekitar 450 orang memadati tempat acara yang berasal dari berbagai wilayah di Malaysia seperti Pinang, Perak, Selangor, Kuala Lumpur dan Johor Baru. Selain berasal dari daerah yang berbeda, para peserta juga berasal dari latar belakang beragam, seperti Buruh Migran Indonesia (TKI), mahasiswa, dosen, serta para ekspatriat. Para peserta tampak khusyuk menyimak acara dari awal hingga akhir.
Acara diawali dengan tilawah Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKS. Kemudian sambutan Ketua PIP PKS Malaysia, Usman Jakfar, juga dari Duta Besar Malaysia. Di dalam sambutannya, duta besar menyampaikan tentang tugas utama KBRI yaitu memberikan pelayanan dan perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia di Malaysia yang saat ini berjumlah 2,5 juta orang.
“Kami memberikan apresiasi tinggi kepada PKS Malaysia yang selain pro aktif ikut menyukseskan pemilu 2014, juga telah memberikan pembelajaran serta peningkatan kesadaran politik dan kemasyarakatan bagi masyarakat Indonesia di Malaysia,” ujar Herman Prayitno.
Selanjutnya, acara inti yaitu talk show yang dipandu oleh Teddy Surya Gunawan, Sekjen PIP PKS Malaysia. Di dalam talk show tersebut, Hidayat Nur Wahid menegaskan tentang pentingnya silaturahim atau menyambung kekerabatan.
“Sebagaimana melanjutkan tradisi dari pendahulu kita di mana ketika tahun 1948, KH Wahab Hasbullah mencetuskan ide untuk mengadakan halal bi halal akbar dalam rangka menjalin persaudaraan tingkat nasional,” katanya.
Masih dalam suasana HUT RI yang ke 70, Hidayat Nur Wahid juga mengajak para peserta untuk membaca kembali biografi sejarawan muslim negara Indonesia, seperti Syafrudin Prawiranegara, Mohamad Natsir, KH Agus Salim, dan HOS Tjokroaminoto.
“Dari situlah kita akan dapat membekali diri dengan ilmu tentang politik tanpa kehilangan jati diri sebagai Muslim, dan mampu berkontribusi secara maksimal dalam membangun bangsa. Sehingga merasakan bahwa Islam membuat seorang muslim semakin cinta kepada negara Indonesia,” jelasnya.
Sebelum acara ditutup, talk show dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Beberapa peserta tampak sangat antusias menanyakan berbagai permasalahan kepada Hidayat Nur Wahid. Acara ini sangat strategis sebagai kesempatan untuk menyalurkan aspirasi dari masyarakat kepada Hidayat Nur Wahid selaku anggota legislatif. Di antara masalah yang disampaikan adalah tentang proses legalisasi TKI di Malaysia, bagaimana sikap berpolitik dalam Islam, juga menyikapi permasalahan bangsa Indonesia saat ini.
Keterangan Foto: Hidayat Nur Wahid (kiri) saat mengisi talk show yang dipandu oleh Sekjen PIP PKS Malaysia, Teddy Surya Gunawan (kanan) dalam acara Halal Bi Halal 1436 Hijriah Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS Malaysia di Aula Hasanuddin KBRI Kuala Lumpur, Ahad (23/8/2015). (YY Farikha)
Sumber: http://www.dakwatuna.com