Pemprov Lampung Perlu Perhatikan Konservasi Penyu
PESISIR BARAT (18/12) – Selain sebagai pusat konservasi tukik jenis Belimbing, kawasan konservasi Penyu di Pekon Muara Tambule juga berpotensi menjadi pusat wisata edukasi. Oleh karena itu, meskipun secara struktural berada di bawah pembinaan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, kawasan tersebut penting mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.
Pesan tersebut disampaikan Anggota DPRD Lampung, Akhmadi Sumaryanto saat mengunjungi kawasan konversi penyu dalam rangka reses hari ketiga di Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (17/12). Akhmadi mengatakan pemprov perlu memberikan perhatian mengingat kepedulian penjaga maupun masyarakat terhadap penyu sudah cukup tinggi.
“Jika ada penyu yang mendarat kemudian bertelur, penjaga bersama kelompok masyarakat sadar konservasi, telur dipindahkan di balai konservasi, hingga menetas lalu ditangkarkan sampai siap dilepasliarkan,’’ tutur Akhmadi.
Menurut Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, kawasan konservasi penyu telah menangkar dan melepasliarkan ribuan tukik (penyu anakan) jenis Penyu Belimbing. “Hampir setiap bulan ada saja induk penyu yang bertelur, kemudian dilepasliarkan di kawasan konservasi ini. Namun, paling banyak di antara bulan Agustus dan September,” kata Akhmadi.
Anggota Komisi II DPRD Lampung itu juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat 121 tukik yang ditangkarkan dari 136 telur yang ditetaskan. Selain itu, masih ada 100 butir telur yang kemungkinan akan menetas seminggu lagi di kawasan konservasi sepanjang sekitar 10 KM tersebut. Sehingga, Akhmadi berharap Pemprov Lampung memberikan perhatian berupa insentif bagi penjaga, maupun peningkatan fasilitas, sarana, dan prasarana.
“Bangunan-bangunan dan sarana-sarana penunjang inilah yang patut menjadi perhatian Pemda Provinsi Lampung, apalagi telah banyak wisatawan asing yang berkunjung ke tempat ini,” kata Akhmadi yang merupakan anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesisir Barat itu.
Sumber: Humas PKS Lampung