Gubernur Sumut Rencanakan Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi Beroperasi 2017
Lubuk Pakam (24/9) - Setelah menunggu 28 tahun, akhirnya Sumatera Utara (Sumut) akan memiliki tol lain selain Belmera (Belawan-Medan-Tanjung Morawa) yang selesai dibangun pada tahun 1986. Kejelasan pembangunan tol Sumatera Utara dipastikan dengan diresmikannya pembangunan jalan tol Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto di Lubuk Pakam, Selasa (24/9) lalu.
Jika tidak ada aral melintang, diperkirakan tahun 2017 warga Sumut sudah dapat menggunakan tol sepanjang 61,7km tersebut. Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, dalam peresmian itu mengingatkan Panitia Pembebasan Tanah (P2T) di masing-masing kabupaten kita diman jalan melintas dapat bekerja ekstra agar proses pembangunan fisik jalan tidak terkendala.
"Baru 35 km atau 80 persen lahan yang sudah clear, keberhasilan pembangunan jalan tol ini sangat ditentukan oleh panitia pembebasan tanah," ujar Gubsu. Gubernur mengatakan Jalan Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi sangat dinanti masyarakat Sumut. "Kami mengucapkan terimakasih atas grounbreaking jalan Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi yang direncanakan selesai 2017," katanya.
Gubsu mengatakan, dengan adanya Jalan Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Gubsu mengatakan, bayangkan saja belum adanya jalan tol itu pertumbuhan ekonomi di Sumut saja sudah bisa melebihi angka nasional. Seperti diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi Sumut mencapai 6,01% dari rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,9% pada 2009-2013.
"Memang kita belum ada data akurat seberapa besar naiknya pertumbuhan ekonomi di Sumut kalau Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sudah jadi nanti," ungkap gubernur asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.