Fraksi PKS Riau Advokasi Bonus Atlet PON yang Belum Dibayar

Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau Abdul Kasim.
Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau Abdul Kasim.

Pekanbaru — Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau Abdul Kasim akan melalukan pertemuan dengan atlet, pelatih, KONI Riau, dan Dispora Riau untuk membahas bonus atlet yang belum dibayarkan Pemprov Riau pasca memperkuat Riau di PON XXI Aceh-Sumut 2024 lalu.

Bahkan besaran bonus yang akan diberikan Pemprov Riau jauh lebih kecil dari nilai yang dijanjikan. Akhirnya para atlet PON Riau sepakat menolak dan menunggu agar dibayarkan sesuai janji di awal keberangkatan PON.

"Kita akan berkoordinasi dengan KONI, atlet, dan juga dari pihak pemerintah yakni Dispora Riau. Kita akan undang untuk memintai penjelasan," ujar Abdul Kasim.

Ia menyebut bahwa bonus atlet tersebut sudah diatur dalam Pergub yang dikeluarkan oleh Gubernur Riau Syamsuar periode lalu. Oleh karena itu, ia akan mempelajari Pergub tersebut.

"Bonus itu kan ada Pergub yang mengaturnya. Tetapi dalam Pergub itu tidak mengikat juga dengan kondisi keuangan yang defisit. Tentu apa yang disampaikan Pak Gubernur suatu atensi kita juga dalam kondisi keuangan saat ini," jelasnya.

Abdul Kasim juga mengucapkan terima kasihnya atas prestasi yang telah diraih para atlet pada acara PON Aceh-Sumut lalu.