Berita PKS

Empat Rekomendasi Hasil Rakerwil PKS Riau 2021

07 Apr 2021 | 14:01 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Pekanbaru – Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PKS Riau yang ditutup pada hari ini (Ahad, 4/4/2021) menghasilkan empat rekomendasi kebijakan.

Salah satu rekomendasi Rakerwil adalah memperkuat pelayanan dan pembelaan kepada masyarakat Riau, bersama seluruh elemen bangsa di Provinsi Riau.

Kepada awak media, Ketua DPW PKS Riau Ahmad Tarmizi mengungkapkan bahwa pelayanan dan pembelaan kepada masyarakat ditempatkan pada urutan paling atas (pertama).

“Karena memang tugas utama kami sebagai partai politik yang paling utama adalah untuk melayani dan membela hak-hak masyarakat. Nantinya akan kami turunkan melalui program di masing-masing bidang PKS Riau,” pungkasnya.

Kedua, arah rekomendasi Rakerwil PKS yaitu mencalonkan tokoh partai dalam perhelatan Pilkada serentak di Riau tahun 2024.

Kemudian, yang ketiga ialah mengoptimalkan peran Anggota Legislatif PKS se Riau dalam penambahan anggota dan perolehan suara partai 2024.

“Mengapa hal ini penting, karena bila semakin banyak jumlah Anggota PKS di legislatif maka semakin luas pula kepentingan atau aspirasi masyarakat yang bisa kami perjuangkan,” lanjut lulusan Universitas Al Azhar Cairo Mesir tersebut.

Rekomendasi Keempat, yaitu mengupayakan Zero Case bagi Pejabat Publik dan Pimpinan Partai PKS.

“Kami mengupayakan pejabat publik PKS dan pimpinan partai tidak tersandung kasus-kasus hukum yang dapat merugikan diri, partai maupun masyarakat. Maka, kami akan intensifkan pembinaan, baik pembinaan spiritual maupun pembinaan yang berkaitan dengan wawasan politik,” imbuhnya.

Menutup keterangannya, Ahmad Tarmizi juga mengajak dan membuka ruang bagi semua elemen untuk berkolaborasi bersama PKS.

“Kami mengajak anak muda, pengusaha, petani, tokoh masyarakat, buruh, hingga emak-emak untuk gabung bersama PKS. Mari bergandengan tangan mewujudkan Negeri Lancang Kuning yang adil dan sejahtera,” tutupnya.

Rakerwil PKS ini dilaksanakan selama satu pekan, secara daring dan luring, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.