Bupati Agam Paparkan Inovasi Pertanian dan Nagari Creatve Hub untuk Sejahterakan Masyarakat

JAKARTA — Bupati Agam Sumatera Barat, Benni Warlis, memaparkan sejumlah inovasi pembangunan daerah dalam kegiatan Bincang Kepala Daerah di tengah pelaksanaan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) PKS 2026, Selasa (20/10/2026). Inovasi tersebut meliputi pengembangan teknologi pertanian hemat biaya hingga program Nagari Kreatif Hub berbasis masjid untuk memberdayakan masyarakat dan generasi muda.

Benni menjelaskan, Kabupaten Agam memiliki potensi sumber daya alam yang beragam, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, hingga pariwisata. Di sektor pertanian, Agam bahkan mengalami surplus beras sehingga sebagian produknya dapat dipasok ke daerah lain.

Untuk meningkatkan kesejahteraan petani, Pemerintah Kabupaten Agam mengembangkan inovasi budidaya padi melalui kombinasi teknologi tanpa olah tanah, pemanfaatan jerami sebagai penutup lahan, metode tanam satu batang, serta sistem tanam jajar. Pendekatan ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi.

“Ini kita coba digabungkan semuanya, meningkatkan produksi 20 sampai 30 persen dengan biaya yang hemat 40 persen,” ujar Benni.

Selain sektor pertanian, Benni juga menggagas program Nagari Creative Hub berbasis masjid untuk menghidupkan kembali masjid sebagai pusat kegiatan generasi muda, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan sosial masyarakat.

Menurutnya, masjid perlu menjadi ruang yang dekat dengan kehidupan anak muda, antara lain melalui penyediaan akses internet, fasilitas olahraga dan permainan, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

“Jadi saya menargetkan selama kepemimpinan saya di Kabupaten Agam, saya namakan bangkit dari Surau. Sejarah mencatat Bung Hatta, Haji Agus Salim, Buya Hamka, orang-orang sukses itu lahir dari Surau,” ungkapnya.

Ia berharap penguatan peran masjid, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan potensi daerah dapat berjalan beriringan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Benni juga turut mengajak berbagai pihak berkolaborasi dalam pemulihan Kabupaten Agam pascabencana banjir dan longsor serta dampak asap yang terbawa dari daerah lain.