Berita PKS

Anggota DPRK Banda Aceh: Pentingnya Pola Asuh Keluarga

22 Nov 2018 | 12:08 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Anggota DPR Kota Banda Aceh, Arida Sahputra dalam Pelatihan Pola Asuh Anak di Banda Aceh (20/11) (dokpri)

Banda Aceh (22/11) -- Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Banda Aceh, menimbulkan keresahan dari banyak pihak. Hingga November 2018 ini sebanyak 120 kasus telah dilaporkan ke unit layanan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Bahkan, masih banyak anak-anak yang terjebak perilaku menyimpang seperti pornografi, penyalahgunaan narkoba, kasus hukum serta menjadi korban kekerasan.

“Hal itu tidak terlepas dari pengaruh rendahnya kualitas pengasuhan orang tua,” kata Anggota DPR Kota Banda Aceh, Arida Sahputra disela-sela kegiatan pelatihan pola asuh anak, di Aula Pemko Banda Aceh, Selasa (20/11).

Untuk itu, kata dia, pentingnya pelatihan pola asuh anak, khususnya kepada pengantin baru atau pasangan muda yang akan mengarungi bahtera rumah tangga, sehingga anak-anak mereka bisa menjadi generasi yang bisa dihandalkan.

“Jadi bagaimana kita membentuk anak itu diawali dari rumah tangga. maka kita hari ini merasa prihatin ketika melihat adanya persoalan-persoalan rumah tangga yang berdampak buruk bagi pola asuh anak, anak putus sekolah dan pergaulan bebas, ini yang harus kita cegah bersama,” ujarnya.

Arida juga mengingatkan agar pesatnya pembangunan fisik di kota Banda Aceh juga harus diiringi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Jika tidak maka infrastruktur yang dibangun tidak akan termanfaatkan dengan semestinya.

“Makanya hampir sebagian besar program yang saya perjuangkan untuk saat ini adalah bagaimana perberdayaan dan peningkatan sumber daya manusianya, mulai dari pelatihan tahsin kepada ibu-ibu, pelatihan guru TPA, dan pelatihan pola asuh anak,” ujar sekretaris Fraksi PKS itu.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Banda Aceh, Dewi Lailawati meminta agar para orang tua untuk menyikapi pengaruh teknologi agar tidak membawa pengaruh buruk bagi anak.

Orang tua, kata dia, harus meluangkan waktu untuk membina dan memberikan pola asuh yang benar kepada anak.

“Orang tua sangat berpengaruh dalam memberikan pola asuh dan pendidikan yang tepat bagi anak. Maka kami mengharapkan agar orang tua aktif mengawasi pertumbuhan dan pergaulan anak agar tidak terpengaruh pergaulan buruk,” ujarnya.

Selain itu Ia juga berharap agar orang tua menjadi teladan bagi anak-anak dan menularkan nilai-nilai positif bagi anak.

Karena kata dia keluarga yang baik akan memberi pengaruh baik bagi anak, begitupun lingkungan yang baik juga akan memberikan pengaruh bagi anak.

Sumber: gatra.com

Berita Terkait

arida sahputra
bahas ketahanan keluarga
dpr kota banda aceh
pembangunan sdm