Berita PKS

Terkait Infrastruktur Daerah, Syahrul Aidi: Kalau Ada yang Tersendat Sampaikan ke Saya

13 Jan 2021 | 08:42 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail

Riau -- Tahun anggaran 2021 segera berjalan. Saat ini semua ini daerah berupaya menggesa pembangunan wilayahnya dengan memanfaatkan dana dari pemerintah pusat dari berbagai program. Tak terkecuali seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau.

Terkait hal itu, anggota DPR RI Dapil Riau II, Syahrul Aidi Maazat meminta kepada kepala daerah untuk berkoordinasi dengannya jika menemui kendala atau ada program pembangunan yang bersumber dari dana pusat yang dapat dia bantu.

Hal itu disampaikan oleh Syahrul Aidi saat diwawancarai usai peresmian dan serah terima program Instalasi Pengolahan Lumpur dan Tinja (IPLT) di Kabupaten Kampar pada Senin (11/1/2021). Hadir saat itu Bupati Kampar beserta jajaran, dan Kepala BPPW Riau beserta jajarannya.

“Tugas saya di Komisi V DPR RI memastikan banyaknya anggaran pusat yang kita bawa ke Riau. Apapun programnya. Nah, saat ini tahun anggaran 2021 segera berjalan, bagi kepala daerah yang menemui kendala atau tersendat, jangan sungkan untuk menghubungi saya. Karena memang itu tugas saya,” kata Syahrul Aidi.

Ketua DPP PKS Bidang Desa ini mengajak seluruh kepala daerah untuk bersama-sama untuk merebut dana pusat. Kalau dulu kepala daerah menemui kendala tidak memiliki jembatan komunikasi dengan pemerintah pusat, sekarang dia sebut, dia dapat menjadi jembatan komunikasi tersebut.

Sementara itu Kepala BPPW Riau, Ichwanul Ihsan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepala daerah harus menghitung dengan cermat atas usulan kepada pemerintah pusat.

Jangan sampai usulan tersebut di luar kelaziman. Seperti saat Pemkab Kampar mengusulkan delineasi ulang wilayah kumuh (untuk Program Kotaku) yang awalnya hanya 50 hektar pada tahun 2017 menjadi 200 hektar pada tahun 2020. Dia meminta agar hal seperti ini didiskusikan sebelumnya.

Bupati Kampar dalam sambutannya menyampaikan bahwa ke depannya bahwa dia akan makin semangat dan menyampaikan bahwa Kampar sangat membutuhkan sentuhan pembangunan yang bersumber dari dana APBN. Dia menyinggung pengadaan instalasi air minum di kecamatan Tapung Hulu yaitu di Desa Sukaramai semoga dapat dikerjakan tahun 2021.


Berita Terkait