Politisi PKS: Usut Tuntas Dugaan Siswa Tewas Akibat MOS

BEKASI (2/8) – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kabupaten Bekasi, Syamsul Falah turut berduka dan prihatin atas meninggalnya Evan Cristoper Situmorang yang diduga akibat dari Masa Orientasi Siswa (MOS) tanggal 7-9 Juli 2015.  Kepada pihak berwajib, Syamsul berharap agar betul-betul mendalami kasus ini dengan seksama.

"Jika kematian siswa ini memang disebabkan karena kegiatan MOS maka pihak sekolah mesti dimintai pertanggungjawabannya," kata Syamsul Falah kepada media, Ahad (2/8) sore.

Lebih lanjut, Syamsul Falah menjelaskan bahwa peristiwa ini harus dijadikan pelajaran berarti bagi kita semua agar MOS betul-betul dijadikan sarana yang baik untuk memberikan motivasi belajar para siswa bukan untuk meninggalkan kesan kekerasan, urakan, dan dendam.

Sebelumnya, Ketua FPKS DPRD Kabupaten Bekasi ini mendapat laporan dari Lurah Bahagia, Kecamatan Babelan, Najmuddin bahwa Evan Cristoper Situmorang yang beralamat di Perum PUP Sektor V Blok G7 No. 12B Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi meninggal dunia tanggal 30 Juli 2015. Diketahui korban meninggal usai mengikuti MOS di SMP Flora Perum PUP Blok B26 No. 07 Bekasi Utara.

MOS yang dilakukan sekolah tersebut antara lain melaksanakan pengenalan lingkungan dengan cara berjalan berkeliling sekolah dan perumahan-perumahan sekitar sekolah dengan jarak kurang lebih 4 KM. Setelah kegiatan MOS pengenalan lingkungan tersebut, korban mengeluh kakinya sakit dan sulit digerakan. Korban tetap bersekolah walau kakinya terasa sakit, namun pada tgl 28 Juli 2015 korban terjatuh di dalam kamar mandi sekolah dan langsung dibawa ke puskesmas terdekat di Kaliabang.

 

Sumber: Humas PKS Kabupaten Bekasi