PKS Palembang Gelar Aksi, Tuntut Pemerintah Sigap Tanggap Asap

Palembang (24/10) -- Kabut asap masih menyelimuti Kota Palembang dengan kualitas udara yang membahayakan. PKS Ilir Barat menggelar aksi tutup mulut di Simpang Lima DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (23/10/2019) di Palembang.

Ketua DPC PKS Ilir Barat, Anang Suroso menutukan aksi tutup mulut tersebut digelar sebagai ungkapan rasa kecewa kepada pemerintah yang dinilai lamban menangani permasalahan tersebut.

"Kabut asap terus terjadi, hingga mencapai puncaknya pada Senin (15/10/2019) meski sempat hujan sekali di bulan September & Oktober. Kita tidak bisa serta merta ikhlas akibat bencana yang seharusnya bisa dicegah ini. Maka PKS menyesalkan lambannya penanganan kebakaran hutan & lahan (karhutla) oleh pemerintah," terangnya.

Ia juga meminta kepada penegak hukum untuk segara menindak korporasi yang terlibat dalam penyebab terjadinya kebakarah hutan dan lahan tersebut.

"Kami juga menuntut penindakan segara dan penegakkan hukum yang tegas terhadap korporasi yang sempat tidak boleh disebut namanya karena diduga terlibat karhutla," lanjutnya.

PKS juga menghimbau kepada masyarakat Palembang untuk membatasi kegiatan diluar rumah, guna terpapar oleh udara tidak sehat dari kabut asap karhutla.

"Kepada masyarakat Palembang dan sekitarnya, untuk menjaga anak-anak, waspada terhadap efek jangka panjang terpapar kabut asap, mengurangi aktivitas di luar rumah, serta tidak merokok dan membakar sampah," katanya.

Hadir juga dalam aksi tersebut Sekretaris DPD PKS Kota Palembang, Jumono dan Bendahara DPD PKS Kota Palembang, Eka Erfanie.