Legislator PKS Bantu Nelayan Pacitan dengan 231 Jaring dan 25 Mesin Tempel Perahu
PACITAN — Nelayan menjadi mitra strategis bagi Riyono Caping dalam menjalin kerja sama dan merealisasikan tujuan poros maritim dunia, yaitu mewujudkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir. Kehadiran wakil rakyat, menurutnya, harus dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat, khususnya para nelayan.
“Nelayan adalah aktor utama pembangunan pesisir. Keberhasilan pengelolaan sumber daya alam laut harus diutamakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan mereka. Itulah amanah UUD 1945 Pasal 33 ayat 1-5,” papar Riyono Caping, Aleg Komisi IV DPR RI Dapil 7 Jawa Timur.
Lahirnya berbagai program pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), mulai dari hulu sampai hilir, membuka arah dan jalan untuk mencapai indeks kesejahteraan nelayan yang terus bertambah. Artinya, kesejahteraan nelayan akan bisa tercapai manakala kolaborasi legislatif dan eksekutif semakin kuat.
“Kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan adalah mandat UU 7 Tahun 2016 dengan jalan perlindungan, pemberdayaan, dan advokasi sebagai misi utama negara untuk hadir bagi nelayan,” jelas Riyono Caping yang juga Ketua DPP PKS Bidang Tani Nelayan.
Sebanyak 231 alat penangkap ikan diberikan kepada tujuh KUB di Kabupaten Pacitan dengan anggota lebih dari 50 orang. Bantuan aspirasi ini merupakan amanat yang harus diperjuangkan bagi rakyat. Selain alat tangkap ikan, Riyono juga membagikan mesin kapal nelayan dan freezer untuk pengolah ikan.
“Bantuan berupa alat tangkap ikan, mesin tempel, dan juga freezer buat nelayan didampingi oleh para penyuluh perikanan yang terus membantu nelayan kecil dan tradisional,” tambah Riyono Caping.