Ngaji Budaya ke-11, PKS Undang Kartunis

Jakarta (16/08) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) gelar Ngaji Budaya ke-11 yang bertemakan "Jadi Kartunis Idealis Penghasilan Maksimalis" di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Jum'at (16/08/2019).

"Ngaji Budaya ini merupakan kegiatan reguler yang rutin dilakukan, sekarang sudah masuk Ngaji Budaya ke-11. Sebelumnya, kita sudah mengundang budayawan literasi, budayawan film, sekarang kita ingin mengundang seniman kartun," terang Wakil Ketua Bidang Seni dan Budaya DPP PKS, Mabruri di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Jum'at (16/08/2019).

Menurut Mabruri, kartun merupakan bagian dari karya seni yang efektif dalam menyimpankan nilai-nilai.

"Kita bisa belajar dari kartunis senior, kartun bisa menjadi alat dakwah yang efektif, ini penting ditengah orang udah banyak ngomong, nulis status dan segala macam, penyampaian melalui gambar lebih membuat orang menarik," katanya.

Pendapat yang senada disampikan oleh Nasirun Adiwijaya atau yang lebih dikenal dengan nama Nasirun Purwokartun, salah satu kartunis Indonesia yang sudah melahirkan banyak karya. Nasirun Purwokartun juga merasa bersyukur dengan acara Ngaji Budaya dan Pameran Kartun yang gelar oleh DPP PKS.

"Saya bersyukur ya PKS merayakan 17-an dengan pameran kartun, ada partai yang menganggap ini sebagai seni rupa. Kedua, kita harus tau bahwa Bung Karno selain sebagai orator dia juga seorang kartunis, kita bisa melihat dibuku di bawah bendera revolusi terdapat empat karya kartun bung Karno yang begitu artistik," ungkap Nasirun.

Ipotski, kartunis yang hasil karyanya dipamerkan di Kantor DPP PKS menuturkan rasa takjubnya terhadap PKS.

"Kita merasa takjub, partai politik tapi berani mengadakan pameran kartun yang selama ini tidak pernah dilirik dan digarap oleh parpol, PKS ini kaya anomali dianatra parati yang lain," tutur Ipotski.