Berita PKS

Mufida: Peran Perempuan di Keluarga Jadi Pondasi Solusi Krisis Multidimensi

30 Nov 2020 | 09:31 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Ketua BPKK DPP PKS Kurniasih Mufidayati saat berbincang dengan PKS TV di ajang Munas V PKS, Bandung (29/11/2020) (Daru/PKSFoto)

Bandung (29/11) - Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Kurniasih Mufidayati mengungkapkan peran perempuan sebagai bagian dari solusi krisis multidimensi.

Anggota Komisi IX DPR RI ini mengungkapkan, dimensi problem yang dihadapi oleh bangsa ini sedikit demi sedikit bisa diselesaikan ketika memiliki kesatuan kekokohan kualitas keluarga Indonesia yang baik.

"Apalagi masih ada dampak pandemi ini terhadap keluarga sungguh luar biasa, ekonomi keluarga, kehidupan sosial keluarga yang kita harus membiasakan diri dengan norma-norma baru. Ini semua punya tantangan," ungkap Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini saat mengikut acara Munas V PKS di Bandung pada Ahad (29/11/2020).

"Kekuatan keluarga itu mudah-mudahan bersamaan kita dengan mengajak komponen bangsa dan komponen umat, bersama-sama membangun kekokohan keluarga dan juga kekokohan peran-peran perempuan di dalam membangun keluarga kita bisa ikut kontribusi menyelesaikan multidimensi persoalan bangsa dan negara," kata Mufida menambahkan.

Saat ditanya pertama kali ditunjuk sebagai Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS periode 2020-2025, Mufida mengaku terkejut ketika mendapatkan amanah tersebut.

"Pertama-tama memang terkejut ya mendapatkan amanah ini. Tapi inilah amanah dari Allah SWT yang harus dijalankan dan ditunaikan dengan semaksimal mungkin," kata Mufida.

Namun ia segera sadar diri dengan jabatan tersebut dan mengambil beberapa langkah untuk menjalankan amanah yang sebelumnya dipegang oleh Wirianingsih itu.

"Kita bersama elemen-elemen di Partai Keadilan Sejahtera, kita minta arahan dari pimpinan PKS. Kita juga minta masukan dari para pengurus BPKK sebelum-sebelumnya. Kita mengajak seluruh komponen kader dan komponen bangsa, komponen umat," kata dia.


Berita Terkait