MPP PKS Teguhkan Kepastian Aturan untuk Membangun Organisasi yang Solid dan Tepercaya

JAKARTA--Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyelenggarakan Sosialisasi Pedoman Partai pada Senin–Selasa, 2–3 November 2026, di Aula Utama Kantor DPTP PKS Lantai 1. Dalam sambutannya, Sekretaris MPP PKS, Baran Wirawan, menegaskan bahwa sosialisasi Pedoman Partai merupakan amanah AD/ART sekaligus agenda strategis untuk memperkuat tata kelola dan kelembagaan partai.

Baran Wirawan menyampaikan bahwa penerbitan beberapa Pedoman Partai oleh MPP PKS dalam kurun waktu kurang dari dua tahun merupakan capaian yang patut disyukuri. Capaian ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem organisasi yang lebih terarah, tertib, dan memiliki kepastian aturan. Pedoman tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen formal, tetapi menjadi rujukan nyata dalam pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan organisasi.

Lebih lanjut, Baran menekankan bahwa keberadaan Pedoman Partai harus bermuara pada terwujudnya Good Political Party Governance (GPPG) atau tata kelola partai politik yang baik. Implementasi pedoman secara konsisten diharapkan mampu memperkuat profesionalitas organisasi, memperjelas mekanisme kerja, serta menumbuhkan budaya kelembagaan yang berlandaskan aturan, tanggung jawab, dan integritas.

Dalam sambutannya, Baran juga mengingatkan kembali arahan KMS yang menempatkan tiga hal sebagai aset utama perjuangan partai, yakni militansi kader, soliditas struktur, dan produktivitas amal jama'i. Ketiga aset tersebut merupakan modal strategis yang harus terus dipelihara dan diperkuat agar organisasi mampu menjalankan peran serta tanggung jawab perjuangannya secara optimal.

"Pedoman Partai disusun dalam kerangka mengokohkan struktur sebagai salah satu aset utama organisasi. Kepastian aturan dan kejelasan tata kelola menjadi fondasi penting agar setiap unsur organisasi dapat menjalankan fungsi dan kewenangannya secara selaras. Dengan demikian, struktur partai tidak hanya kuat secara organisatoris, tetapi juga memiliki standar kerja yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan." ujar Baran.

MPP PKS berharap sosialisasi dan implementasi Pedoman Partai dapat membangun kesamaan pemahaman di antara para pengurus, sekaligus memperkuat kepercayaan (trust) terhadap sistem dan mekanisme organisasi. Kepastian aturan yang disertai konsistensi pelaksanaan akan menjadi modal penting dalam menjaga soliditas, meningkatkan produktivitas amal jama'i, dan memperkuat kualitas tata kelola partai.

"Melalui Sosialisasi Pedoman Partai Tahun 2026, MPP PKS mendorong agar seluruh pedoman diinternalisasi dan diterapkan secara berkelanjutan dalam praktik organisasi. Dengan menjadikan pedoman sebagai acuan bersama, PKS diharapkan semakin kokoh dalam membangun tata kelola partai yang baik, memperkuat aset perjuangan, serta menjaga kepercayaan sebagai fondasi keberlanjutan organisasi." tutup Baran dalam sambutannya.*