Walikota Harus Perhatikan Serius Dinas Penyumbang PAD Banda Aceh
BANDA ACEH (5/2) - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh menyarankan Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Jamal untuk lebih sering melakukan penyegaran terhadap instansi-instansi yang menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk ibukota. Hal tersebut dipandang perlu menjadi perhatian serius guna mengejar target PAD yang lebih maksimal pada tahun-tahun mendatang.
Demikian disampaikan Anggota Komisi C DPRK Banda Aceh, Irwansyah kepada pewarta di Banda Aceh pada Kamis (5/2). Irwansyah mengatakan instansi yang bertugas mencarikan PAD untuk Kota Banda Aceh, seperti Dinas Perhubungan, perlu diisi sosok-sosok baru yang mampu memenuhi target PAD dan bisa berkomunikasi secara baik dengan semua pihak.
Menurut Irwan, pejabat yang terlalu lama memegang suatu jabatan yang sama akan berdampak pada hasil kerja yang kurang produktif untuk daerah. “Saya melihat perlu dilakukan penyegaran terutama dinas-dinas yang menjadi ujung tombak pendapatan daerah, empat tahun saya pikir sudah cukup, karena kalau sudah terlalu lama, sudah tidak produktif untuk kondisi daerah, di samping ada kejenuhan juga,” ujar Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRK Banda Aceh ini.
Irwan mencontohkan PAD yang dihasilkan Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, khususnya sektor parkir, hingga tahun 2014 belum begitu maksimal. PAD sektor parkir tahun 2014 baru mencapai Rp6,1 milyar dari potensi yang diperkirakan melebihi Rp10 milyar.
Pada kesempatan tersebut Irwan kembali mengingatkan Walikota Banda Aceh beserta dinas terkait untuk meminimalisasi terjadinya kebocoran di sektor parkir, serta meminimalisasi tumbuhnya parkir-parkir ilegal.
Sumber: Fraksi PKS DPRK Banda Aceh