Satu Miliar Satu Nagari, Sulap Pembangunan Pasaman Barat

PASAMAN BARAT (8/1) – Kabupaten Pasaman Barat membuat dobrakan program pengentasan kemiskinan di Tanah Minang. Program yang dimaksud ialah “Satu Miliar Satu Nagari” yang bertujuan meningkatkan pembangunan daerah berbasis nagari untuk mengurangi kemiskinan.

Hal ini menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar), sebagaimana disampaikan Gubernur Irwan Prayitno di Pasaman Barat pada Rabu (7/1).

“Saya sangat senang dengan pembangunan yang telah dilakukan oleh Bupati Pasaman Barat, sehingga bisa menyulap perkembangan pembangunan dengan sangat pesat. Semua pembangunan dapat terasa pada semua sektor di Pasaman Barat,” ujar Gubernur Irwan pada Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasaman Barat ke-11.

Gubernur berharap dengan bertambahnya usia, Kabupaten Pasaman Barat semakin berkembang dan berkontribusi membangun Sumbar.

“Semoga dengan bertambahnya usia Kabupaten Pasaman Barat, membuat kabupaten ini bisa menjadi lebih pesat perkembangannya dan pembangunannya, sehingga dapat membantu perkembangan Sumatera Barat juga,” pesan Gubernur.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat H. Baharuddin, menjelaskan garis besar program Pembangunan Berbasis Nagari yang telah dilaksanakan selama satu periode pada masa pemerintahannya.

“Pembangunan Berbasis Nagari dilaksanakan dalam rangka implementasi ‘Adiak Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah’. Oleh karena itu, telah dibuat program Peningkatan Kapasitas Niniak Mamak dan Bundo Kanduang, dalam upaya mengangkat wibawa dan martabat para niniak mamak dan bundo kanduang se-Kabupaten Pasaman Barat,” jelas Baharuddin.

Baharuddin juga menyampaikan mengenai visi pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat yang melandasi berbagai program pembangunan dengan norma agama.

“Visi Pasaman Barat ialah ‘Membangun Pasaman Barat diatas tadah agama untuk kesejahteraan umat dunia dan akhirat’, sejalan dengan program pembangunan keagamaan yang telah dilakukan dengan mengangkat Da’i Nagari sebagai pelaksana tugas pendidikan bidang keagamaan di setiap kejorongan (kelurahan),” katanya.

Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Pasaman Barat diselenggarakan oleh DPRD Kabupaten Pasaman Barat di Balerong Pusako Anak Nagari. Selain Gubernur dan Bupati Pasaman Barat, sidang juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Forkopimda, SKPD maupun para pemangku adat Kabupaten Pasaman Barat.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat, H. Daliyus pun menjelaskan tujuan sidang paripurna istimewa tersebut.

“Sidang ini bertujuan untuk memberikan solusi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Kabupaten Pasaman Barat khususnya, dan di Provinsi Sumatera Barat pada umumnya,” ujarnya. 

Sumber: Humas Pemprov Sumatera Barat