Saat Sohibul Berkunjung ke Rumah Warga Bekasi yang Penuh Lumpur
Bekasi (3/1) - Tumpukan piring berbalut lumpur menumpuk di teras. Berbaring tak beraturan dengan alat rumah tangga lain dalam ember tinggi di ubin keramik berwarna merah marun yang tak menyoklat.
Prisyan (51) segera menjawab salam ketika Presiden Partai Keadilan Sejahtera PKS Mohamad Sohibul Iman uluk salam menyambangi rumahnya yang bentuknya susah dirangkai dalam kata. Banjir telah mengubah rumahnya.
Pria berkaos biru dengan kaki telanjang itu bercerita kepada Sohibul tentang air bah yang bertamu ke rumahnya. Dari ketinggian air nyaris setinggi orang dewasa, plafon yang rusak hingga lampu yang pecah akibat korsleting listrik.
"Plafon juga kena ini, Pak. Lampu nyala kalau kontak, kita kena bisa nyetrum. Lampu sempat pecah juga," tutur dia pada Jumat (3/1/2020).
Ia tak ingin hidupnya berakhir seperti sepasang kakek nenek yang meninggal karena korsleting listrik saat banjir di Bekasi.
Sohibul memberikan dukungan moril dan menguatkan bapak yang tampak lelah itu. "Kita memang butuh listrik, tapi kita harus hati-hati apalagi ketika banjir seperti ini," kata dia seraya memberi tahu ada alat kebersihan yang bisa dipakai di Posko PKS.
Rumah Prisyan adalah rumah yang kesekian yang didatangi oleh Sohibul selama berkunjung di dua titik banjir yakni Kota Bekasi dan Jatijaya setelah sebelumnya mengunjungi korban banjir di Jakarta Timur. Sohibul menerjang jalanan yang tebal akan lumpur. Ia juga memberikan beberapa alat kebersihan untuk warga yang diserahkan secara simbolik ke RW setempat di Bekasi.
Sambutan warga cukup antusias, hangat hingga celetukan ibu-ibu setengah baya yang mendoakan Presiden PKS menjadi Presiden RI.
Keberadaan Posko PKS bagai karpet kering di tengah cuaca basah. Bagi Prisyan dan warga yang juga kena banjir, Posko PKS dan relawannya mendatangkan manfaat.
"Banyak yang sudah kami dapatkan manfaat dari Posko PKS. Contohnya adanya banjir, setelah banjir pun Posko PKS sudah ada. Apa yang bisa diambil manfaat dari situ, kita pakai semua," kata Prisyan.
Ia menilai PKS adalah partai politik yang cepat tanggap terhadap bencana. "Jadi, menurut saya cepat tanggapnya untuk masalah bencana-bencana seperti ini, PKS selalu ada dan lebih dulu," jujur dia.