Riyono Caping: 10 Ribu Peserta Hadiri Puncak Hari Tani PKS, Petani Terima Bantuan Alat Pertanian
PRINGSEWU, LAMPUNG — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Puncak Peringatan Hari Tani Nasional di Pringsewu, Lampung, Ahad (25/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan DPP PKS ini dihadiri sekitar 10 ribu peserta yang sebelumnya mengikuti kegiatan fun walk sebagai pembuka acara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Presiden PKS Almuzzammil Yusuf (AMY), Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani, serta Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas. Puncak peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap kemajuan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan Indonesia.
Ketua DPP PKS Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan, Riyono Capin, mengatakan bahwa selama 15 tahun PKS konsisten menyelenggarakan peringatan Hari Tani Nasional. Puncak peringatan tahun ini menjadi salah satu kegiatan terbesar yang diselenggarakan PKS, dengan sembilan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara beruntun, diawali dengan Sekolah Tani dan Ternak Nelayan (STTN) hingga puncak peringatan Hari Tani Nasional.
“Selama 15 tahun PKS menyelenggarakan peringatan Hari Tani, puncak peringatan tahun ini menjadi salah satu yang terbesar. Ada sembilan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara beruntun, diawali dengan STTN hingga puncak peringatan Hari Tani Nasional hari ini,” ujar Riyono.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya PKS untuk membangun perhatian yang lebih besar terhadap sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dalam puncak peringatan tersebut, PKS juga melantik 10 ribu Duta Tani. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya mendorong regenerasi petani dan membangkitkan semangat generasi muda agar tertarik terjun ke sektor pertanian.
Riyono menegaskan, regenerasi petani menjadi salah satu hal penting untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian Indonesia. Keterlibatan generasi muda diharapkan mampu membawa inovasi, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing pertanian nasional.
Selain pelantikan Duta Tani, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan alat pertanian untuk mendukung produktivitas petani. Menteri Pertanian Amran Sulaiman turut memberikan bantuan alat pertanian kepada para petani yang hadir dalam acara tersebut.
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas usaha tani sekaligus memperkuat kapasitas petani dalam meningkatkan hasil produksi. Dukungan terhadap sarana produksi dan teknologi pertanian dinilai penting agar petani dapat bekerja lebih produktif dan memiliki daya saing yang lebih baik.
Riyono menambahkan, peringatan Hari Tani Nasional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk kembali menegaskan pentingnya sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian nasional.
“Pertanian, peternakan, dan perikanan merupakan tulang punggung ekonomi bangsa yang harus terus diperkuat. Kita ingin membangkitkan kembali kekuatan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan Indonesia agar semakin maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menegaskan, penguatan sektor pertanian harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan para pelakunya. Petani, peternak, dan nelayan perlu mendapatkan dukungan yang memadai, akses terhadap sarana produksi, serta kesempatan untuk mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan.
“Lebih dari itu, kita ingin memastikan para petani, peternak, dan nelayan hidup lebih sejahtera, mendapatkan dukungan yang memadai, serta memiliki masa depan yang lebih baik,” kata Riyono.
Melalui peringatan Hari Tani Nasional ini, PKS berharap perhatian terhadap sektor pertanian, peternakan, dan perikanan semakin meningkat. Penguatan sektor tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan upaya mewujudkan kedaulatan pangan, memperluas peluang regenerasi petani, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pangan.