Presiden PKS di Kalteng: Hadapi Krisis Global dengan Kesadaran Kolektif Empat Pilar MPR RI
PALANGKA RAYA – Kunjungan kerja Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf ke Bumi Tambun Bungai pada Sabtu (4/4) membawa pesan serius bagi seluruh elemen bangsa. Dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Palangkaraya, Almuzzammil menyoroti urgensi kesadaran kolektif untuk mengantisipasi krisis global yang kini telah berada di depan mata.
Kehadiran Presiden PKS disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran. Gubernur Agustiar menyematkan Kalung Lilis Lamiang dan selempang khas Kota Palangkaraya. Dalam suasana keakraban, Gubernur Agustiar bahkan secara langsung menyupiri Presiden PKS menuju lokasi penginapan, sebuah simbol keramahan dan kolaborasi tanpa sekat di Bumi Pancasila.
Dalam orasinya, Presiden PKS menekankan bahwa gejolak geopolitik dunia, lonjakan harga energi dan kebutuhan pokok, serta penurunan daya beli masyarakat bukan lagi ancaman teoritis, melainkan kenyataan yang dampaknya harus diantisipasi. Almuzzammil menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menghadapi krisis ini. Selain itu, semangat Empat Pilar MPR RI harus diterapkan sebagai fondasi memperkuat sinergi dan optimisme dalam menghadapi krisis global.
"Seluruh kader dan struktur DPW PKS Kalimantan Tengah perlu memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak dalam menghadapi krisis," tegas Presiden PKS.
Meski dunia dibayangi ketidakpastian, Presiden PKS meminta para kader dan masyarakat untuk tidak kehilangan harapan. Almuzzammil mengingatkan bahwa keyakinan pada nilai-nilai luhur dan ketakwaan adalah modal utama bangsa.
"Tetap jaga optimisme, di tengah kesulitan pasti ada kemudahan. Jangan gelisah dan pesimis," ujarnya mengutip ayat Al-Qur'an, وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ (Wal ‘aqibatu lil muttaqin) yang berarti "Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa."
Beliau menutup orasinya dengan seruan untuk selalu bersiap menghadapi kemungkinan terburuk namun tetap mengharapkan hasil terbaik.
"Prepare for the worst, hope for the best " ujar Presiden PKS yang disambut gemuruh takbir dari para hadirin.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid secara daring. Selain itu, hadir pula jajaran pengurus DPTW PKS Kalimantan Tengah dan kader PKS se-Kalimantan Tengah serta tokoh lintas sektoral yang berkomitmen menjaga persatuan nasional di tengah krisis.