Presiden PKS Ajak Masyarakat dari Berbagai Suku, Agama dan Profesi Gabung PKS

Pontianak -- Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menekankan partainya dalam AD/ART secara terbuka menerima keanggotaan dari masyarakat lintas suku, agama dan profesi. Ia pun lantas mengajak segenal anggota masyarakat dari latar belakang berbeda untuk bergabung berjuang bersama PKS.

Sohibul Iman menyebut sikap terbuka PKS dalam menerima berbagai latar WNI bukanlah hal yang baru tetapi sikap partai yang ditetapkan sejak masih bernama Partai Keadilan (PK).

"Sikap PKS membuka diri itu sudah ada sejak Partai Keadilan berdiri. Karena PKS adalah partai politik yang berpedoman dengan UU Parpol yang menyatakan bahwa semua Parpol harus menerima keanggotaan dari seluruh warga negara Indonesia. Dan itu juga dicantumkan dalam AD/ ART PKS, bahwa yang bisa menjadi anggota PKS adalah seluruh WNI. Jadi PKS sejak lahir sudah demikian sikapnya," papar Sohibul Iman dalam arahannya di Rakorwil PKS Kalimantan Barat di Pontianak, Sabtu (21/12/2019).

Sohibul Iman melihat ada gairah dan kesadaran politik yang meningkat dari masyarakat usai gelaran Pemilu 2019. PKS, papar Sohibul, menyediakan ruang bagi masyarakat menyalurkan aspirasi dan hak-haknya lewat partai politik.

"Dalam berbagai kesempatan, saya menemukan dan merasakan semangat itu. Oleh karena itu, maka kita sebagai parpol harus membuka pintu selebar-lebarnya untuk masyarakat agar bisa bergabung bersama PKS," ujar dia.

PKS dalam Rakornas 2019 merekomendasikan tahun 2020 sebagai tahun rekrutmen dengan menggelar Training Orientasi Partai dari tingkat pusat sampai ke daerah di kota/kabupaten seluruh Indonesia.