PKS Kawal Bulog Jaga Mutu Beras untuk Rakyat Lewat Pemeriksaan Laboratorium

Ketua DPP PKS Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan Riyono.
Ketua DPP PKS Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan Riyono.

NGAWI — Untuk memastikan kualitas beras bulog yang disimpan di gudang, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS Riyono melakukan sidak dan pengecekan langsung di gudang Geneng Ngawi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa beras yang di terima oleh rakyat harus berkualitas. 

“Beras di Bulog harus tetap berkualitas dari sisi kadar air, pecahan, derajat menir, serta packing untuk bantuan SPHP yang akan diberikan kepada rakyat,” papar Ketua DPP PKS Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan ini.

Pengecekan di laboratorium Bulog dilaksanakan bersama laboran dengan alat yang terstandar dan ditera oleh dinas setempat. Sampel yang diambil sebanyak 10% dari 1 truk yang masuk ke Bulog. 

“Saya langsung uji kualitas berasnya mulai dari pecahan, kadar air dan derajat sosohnya. Semua memenuhi standar yang di tentukan” tambah Riyono. 

Standar beras yang masuk ke gudang Bulog harus memenuhi beberapa kriteria kualitas. Berikut beberapa standar yang digunakan:

Kadar Air maksimal 14% untuk Gabah Kering Giling (GKG) di gudang Bulog

Kadar Hampa maksimal 3% untuk GKG di gudang Bulog

Bulog juga memiliki standar untuk gabah yang diterima, yaitu: 

Gabah Kering Panen (GKP) : Maksimal kadar air 25% dan kadar hampa maksimal 10% dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500-Rp6.700/kg

Gabah Kering Giling (GKG) : Maksimal kadar air 14% dan kadar hampa maksimal 3% dengan HPP sebesar Rp8.000-Rp8.200/kg

Bulog memastikan bahwa kualitas beras yang disimpan tetap terjaga dengan baik melalui pengawasan ketat dan perawatan rutin di gudang.

“Standar di atas memberikan garansi dan juga pengawasan secara ketat terhadap mutu beras yang di bagikan kepada rakyat,” tutup Riyono.