Pipin: Pemerintah Lengah dengan Kebutuhan Dasar Air Bersih
Bekasi (22/7) - Kesejahteraan dan kemiskinan rakyat pada rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo makin meningkat dan diabaikan. Ketua Departemen Politik DPP PKS Pipin Sopian memberikan contoh pada wilayah Cibarusah, Bekasi yang kekurangan air bersih.
"Seharusnya hal ini tidak terjadi kalau pemerintah konsen terhadap kebutuhan dasar masyarakat seperti air maka kekeringan air ini bisa diantisipasi," kata Staf Ahli DPR itu di Cibarusah, Bekasi, Sabtu (21/7/2018).
Solusinya menurut Pipin ada pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Padahal Cibarusah yang adalah wilayah yang tidak jauh dari pusat pemerintahan yakni DKI Jakarta namun kekurangan air bersih. "Dengan cara apa? PDAM datang ke sini. Karena wilayah ini tidak jauh dari Jakarta," ungkap Pipin.
Pipin mengkritik kebijakan pemerintah yang kurang memerhatikan masyarakat di sekitar Bekasi. Hal tersebut cukup menjadi alasan warga bahwa pemerintahan pada pemilihan umum mendatang harus diganti. "Saya kira cukup menjadi alasan kenapa masyarakat ingin 2019 ganti presiden. Karena mereka tidak merasakan kebijakan pemerintah sama sekali," ungkapnya.
Pipin dibantu kader PKS setempat memberikan fasilitas air bersih sebagai bentuk kepedulian sosial dan prihatin dengan rezim yang tidak berpihak kepada wong cilik. Ia memberikan 10 tangki air yang setiap tangkinya berisi 8500 liter. Bantuan tersalurkan meliputi wilayah Ridogalih, Ridomanah hingga Karang Indah.