Ketua Majelis Syuro: Kader PKS Harus Lebih Progresif
Pandeglang (22/12) - Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri menyapa kader PKS Banten ke Daerah Pemilihan (Dapil) l Banten 1.
Dalam kesempatan itu, Salim Segaf mengatakan bahwa PKS harus lebih progresif agar bisa besar dan menang pada Pemilu 2019.
"Kehadiran sejumlah tokoh yang masuk ke PKS merupakan hal yang menjadikan partai progresif," katanya di Pandeglang, Kamis (21/12/2017)
Jika ingin menang pemilu 2019, kata dia, jangan berlama-lama konsolidasi. Namun konsolidasi, halaqoh, cukup untuk menghimpun energi. "Lalu turunlah ke masyarakat bantu sesuai yang mereka butuhkan," ungkapnya.
Berkhidmat untuk rakyat, kata dia, jangan hanya menjadi tagline perjuangan belaka. Namun yang lebih penting adalah bagaimana seluruh kader PKS perperan untuk kemenangan yang lebih besar.
Ada kebijakan PKS yang memang di daerah pemilihan perolehan suara PKS minim, maka untuk memaksimalkannya PKS akan merekrut kader eksernal dengan syarat memiliki semangat perjuangan yang sama dalam menjalankan agenda-agenda kebangsaan.
Makanya, ungkap dia, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ia selalu melakukan kunjungan, silaturahim ke pesantren dan habaib bukan berpesan "tolong kami" atau "bantu kami".
"Namun berpesan 'PKS adalah milik kiai dan habaib' jadi 'silahkan pak kiai dan habaib pilih sendiri siapa calonnya untuk jadi caleg di PKS', " tutup Habib Salim.
Turut hadir Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaeni, Wakil Sekjend DPP PKS Abdul Hakim, Wilda Banjabar dan sejumlah pimpinan DPW PKS Banten, di antaranya Ketua DPW PKS Miptahudin, Sanuji Pentamarta, Najib Hamas serta ketua DPD PKS Kabupaten dan kota se-Banten.
Hadir pula Bakal Caleg DPR RI Dimyati Natakusumah dan sejumlah kiai, seperti Buya Dimyati termasuk Bupati Pandeglang Irna Narulita.