Ikuti Pelatihan Kepemimpinan PKS, BPKK Siap Optimalkan Kepemimpinan Perempuan PKS
JAKARTA -- Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Kurniasih Mufidayati dan seluruh pengurus BPKK full tim mengikuti Pelatihan Kepemimpinan PKS selama dua hari sejak Sabtu (13/3) hingga Ahad (14/3) yang digelar secara daring dan luring.
Mufida mengatakan, Pelatihan Kepemimpinan PKS adalah bagian dari peningkatan kapasitas pengurus PKS dari DPP hingga DPD dalam menjalankan amanah periode 2020-2025. “Perempuan PKS di BPKK antusias mengikuti acara yang luar biasa tersebut dan BPKK siap untuk menghadirkan sosok-sosok perempuan yang berjiwa kepemimpinan di PKS,” ungkap Mufida dalam keterangannya di Jakarta, Senin (15/3/2021).
Mufida menekankan, amanah Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al-Jufri tentang pembentukan tim kepemimpinan PKS yang kolektif, bukan sosok 'superman', harus menjadi perhatian semua pengurus BPKK di semua lini. Habib Salim juga berpesan agar pengurus PKS menjadi sosok pemimpin merakyat di lapangan, bukan sosok pemimpin di belakang meja.
Presiden PKS Ahmad Syaikhu berpesan agar pengurus partai memiliki tiga pilar kepemimpinan yakni kredibilitas, kapasitas dan aksektabilitas.
"Seluruh pengurus PKS termasuk BPKK PKS dari pusat hingga daerah wajib menghadirkan tiga pilar kepemimpinan itu dalam menjalankan amanahnya sehari-hari dalam rangka PKS naik kelas menjadi partai yang dipercaya mayoritas masyarakat Indonesia," ujar Mufida.
Sementara itu, Wakil Ketua BPKK DPP PKS Diah Nurwitasari melengkapi penjelasan, setiap pengurus PKS harus paham tentang semangat keumatan, kebangsaan dan kemanusiaan. Pemahaman ini pun sudah dituangkan dalam AD/ART partai dan tercermin dalam berbagai program kerja yang telah dibahas dalam rangkaian kegiatan Rakernas PKS 2021.
"Setelah Munas kemarin PKS meluncurkan lambang, mars dan hymne baru yang mencerminkan tiga semangat itu. Ini yang menjadi semangat pengurus dan anggota partai yang kolaboratif dengan berbagai kalangan. Termasuk BPKK PKS insyaAllah siap menjalin kolaborasi dan terbuka dengan semua pihak," ungkap Diah.
Diah berharap, setelah Pelatihan Kepemimpinan PKS dan Rakernas PKS 2021, kehadiran PKS bisa semakin kuat diterima masyarakat.
"Puncak Rakernas nanti akan digelar pada 18 Maret 2021, setelah itu BPKK akan melakukan kerja-kerja produktif, terus melayani untuk rakyat dan bersama rakyat InsyaAllah," imbuh Diah.