Gubernur Mahyeldi Pastikan Pembangunan Huntara dan Huntap bagi Korban Bencana di Bayang Utara
PESISIR SELATAN — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, meninjau langsung kondisi 306 jiwa pengungsi (115 KK) di Taratak Teleang, Kecamatan Bayang Utara, Kamis (1/1/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal, mulai dari pemenuhan logistik hingga rencana hunian jangka panjang.
Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin warga terlalu lama berada di tenda pengungsian. Sebagai solusi cepat, Pemprov Sumbar mulai membangun Hunian Sementara (Huntara) tipe 36. Huntara ini dibangun agar warga bisa tinggal lebih layak dalam waktu dekat. Selama di huntara, seluruh kebutuhan dasar akan ditanggung pemerintah.
Sedangkan Huntap (Hunian Tetap) disiapkan bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang tersapu banjir, menyesuaikan ketersediaan lahan yang ada. Berikutnya santunan sewa bagi warga yang memilih mengungsi di rumah kerabat, pemerintah akan memberikan santunan bulanan sebagai biaya kompensasi.
Sesuai arahan pusat dan koordinasi dengan BNPB, Mahyeldi menjelaskan skema bantuan finansial berdasarkan tingkat kerusakan bangunan. Pemerintah bertanggung jawab membangun kembali rumah warga yang mengalami rusak berat atau tersapu banjir. Sementara untuk rumah dengan kategori rusak sedang dan ringan, pendataan dilakukan oleh BNPB, dengan besaran bantuan masing-masing Rp30 juta untuk rusak sedang dan Rp15 juta untuk rusak ringan.
“Memang bantuan ini belum sepenuhnya mencukupi, tetapi ini bentuk perhatian dan komitmen pemerintah. Selain itu, ada juga dukungan lain seperti relaksasi perbankan dan bantuan tambahan dari Kementerian Sosial,” ujar Mahyeldi.
Gubernur yang didampingi sejumlah pejabat teknis seperti Kepala Dinas BMCKTR dan Dinas Sosial, juga mengecek langsung kondisi infrastruktur vital. Fokus perbaikan mencakup akses jalan dan jembatan yang terputus, sasilitas kesehatan dan pendidikan. Serta lahan pertanian/sawah warga yang tertimbun material bencana.
"Kehadiran pemerintah di sini adalah untuk memastikan masyarakat tidak sendiri. Kita akan terus bersama warga sampai kondisi benar-benar pulih," tegas Mahyeldi menutup kunjungannya.