Gubernur Gatot: UISU Bersatu Jadi Inspirasi Kebangkitan Sumut

MEDAN (7/1) - Keberadaan penyelenggaraan akademik Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) telah bersatu dalam satu yayasan. Penyatuan ini diharapkan menjadi lembaga yang menginspirasi kebangkitan Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Demikian yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho saat menghadiri Milad (Hari Jadi) UISU ke-63, yang sekaligus dirangkai dengan Milad Yayasan UISU ke-64, pada Rabu (7/1) di Auditorium UISU, Jalan Sisingamangaraja Kota Medan. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPRD Sumut HT Milwan, Pelaksana Sekretaris Kopertis Wilayah NAD-Sumut Rudi Nababan, Pengurus Yayasan UISU, Dewan Penasihat UISU, Rektor, dan Pembantu Rektor UISU.

"Semoga bersatunya kembali UISU menjadi inspirasi bagi kita semua, agar menjadi kebangkitan dari apa yang kita capai di Sumut. Untuk itu, atas nama pemerintah dan masyarakat Sumut, kami mengucapkan selamat atas terlaksananya Milad ke-63 dan Milad ke-64 Yayaan UISU," ujar Gubernur Gatot.

Gubernur pun berpesan bahwa penyatuan dan peringatan Milad UISU tidak hanya menjadi kebahagiaan civitas akademika, melainkan seluruh masyarakat, terutama kaum muslimin Sumatera Utara.

"Kami coba memformulasikan Sumut bangkit dalam budaya kerja. Yang didalamnya terus kita sosialisasikan, yakni semangat religiusitas, bagaimana nilai-nilai akademik itu mampu menghadirkan pribadi-pribadi yang berintegritas," harap Gubernur.

Oleh karena itu, lanjut Gubernur, UISU diharapkan dapat menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara untuk membangun dan menuju “Sumut Bangkit”.

"Saya berharap bersatunya Yayasan UISU menginspirasi kebangkitan Sumut. Dan dari semua itulah kita menghadirkan pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap pula pelayanan dalam pelaksanaan akademik di proses belajar mengajar mahasiswa bisa berjalan dengan baik," katanya.

Gubernur mengatakan dalam usia Yayasan dan UISU yang sudah menginjak kepala enam, telah banyak mencapai berbagai kemajuan. Meski begitu, segenap civitas akademika UISU tidak boleh berpuas diri, sebab harapan dan tantangan kedepan akan semakin berat.

“Apalagi kita ketahui era globalisasi adalah era persaingan mutu atau kualitas. Peningkatan kemampuan untuk mengelola dan mengembangkan perguruan tinggi sudah harus dirasakan, termasuk untuk menggunakan prinsip-prinsip manajemen modern. Maka, intinya pada perbaikan terus menerus untuk memperkuat dan mengembangkan potensi, yakni mampu mengembangkan SDM yang memiliki keungguan-keunggulan," tutup Gubernur.

Sumber: Humas Pemprov Sumatera Utara