Aleg PKS: Kantor Pos Harus Turut Bantu Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

BANTEN - Kantor Pos  diminta untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Banten. Caranya  dengan memberikan keringanan biaya pengiriman beberapa jenis makanan dan barang-barang  ke luar Banten.

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi I DPRD Banten Siti Saidah Silalahi yang juga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat berkunjung ke PT Pos Indonesia di Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/2/2014) kemarin.

Rombongan Komisi I yang terdiri dari Siti Saidah Silalahi, Agus Puji Raharjo, Elis Susilawati, Muflikhah dan Adang Supandi diterima langsung Diretur Utama PT Pos Indonesia lengkap bersama jajaran direksinya.

"Ternyata PT Pos Indonesia itu diversifikasi produknya luar biasa, semua dalam rangka pelayanan publik, konsumennya menjadi mitra bagi pemerintah pusat, juga daerah," kata Siti Saidah dalam rilis yang diterima Humas DPP PKS, Rabu (12/2).

Menurutnya, Kantor Pos saat ini bukan hanya sekedar mengantarkan surat saja, tetapi juga pengiriman paket yang bersaing dengan swasta.

"Fokus pelayanannya memang masyarakat menengah ke bawah, mitra pemerintah, dan pemungutan pajak. Sharing benefitnya sampai Rp30 juta perhari. Termasuk penyaluran BLSM dan lainnya," ujar Siti.

Bahkanuntuk menjadi mitra, Kantor Pos tidak memungut biaya sedikitpun, tetapi sebaliknya Kantor Pos akan memberikan profit. \

"Yang hebatnya lagi, kalau kita mau jadi mitranya tidak dipungut biaya malah diberi profit," jelas Siti.

Ia pun berharap, Kantor Pos Banten dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Banten. Seperti yang telah dilakukan Kantor Pos di Palembang yang telah bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk pengiriman makanan khas Palembang.

"Sejak bermitra dengan daerah, contoh Palembang, pengiriman pempeknya hingga 1.200 kilogram perhari. Layanan yang diberikan yaitu fasilitasi biaya pengiriman yang murah," kata Siti.

Hal tersebut menurutnya dapat dilakukan Kantor Pos di Banten, mengingat banyak sekali makanan dan barang-barang khas Banten lainnya. "Dengan demikian, maka Kantor Pos juga telah membantu memasarkan produksi khas Banten," imbuhnya.

Siti juga menuturkan, infrastruktur Kantor Pos yang hampir tersebar diseluruh kecamatan di Banten menjadi kelebihan tersendiri bagi perusahaan jasa pengiriman lainnya yang hanya terdapat di pusat-pusat kota.

"Ini sebuah fasilitas yang baik, masyarakat dapat lebih mudah mengaksesnya, daerah-daerah terisolir karena urusan infrasrtuktur jalan yang tidak beres-beres dapat terbantu dengan mendistribusikan produk-produk lokal ke luar dengan fasilitas paketnya," katanya.

Selain hal tersebut, hal lain yang disampaian Komisi I di PT Pos Indonesia adalah soal penyaluran CSR. Mereka berharap, CSR Kantor Pos dapat disalurkan di daerah-daerah tertinggal di Banten seperti Pandeglang dan Lebak.

"Beberapa kecamatan di Banten juga masih ada yang belum mempunyai kantor pos, seperti Kecamatan Carenang di Kabupaten Serang. Kantor Pos diminta untuk dapat membukanya," harapnya.