Presiden PKS: Nabi Muhammad SAW Teladan untuk Para Pemimpin

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman

Jakarta (30/11) – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman mengajak kepada Umat Islam terutama kepada para pemimpin untuk menjadikan momentum Maulid Nabi 1438 H sebagai refleksi untuk meneladani Nabi Muhammad SAW. Hal ini disampaikan oleh Sohibul Iman pada Rabu (29/11/2017) di Gedung DPP PKS, Jakarta Selatan.

Sohibul Iman menjelaskan, Nabi Muhammad SAW adalah seorang nabi yang memiliki jiwa kepemimpinan yang sangat baik. Selain seorang Nabi, beliau juga dikenal sebagai seorang pribadi yang baik, dan kebaikan-kebaikannya ini dapat dijadikan teladan.

“Kunci terpenting dari diakuinya beliau sebagai seorang pemimpin dunia diawali dengan kredibilitas personal beliau. Nabi Muhammad SAW sebelum mendapatkan gelar kenabian, telah mendapatkan gelar Al-amin (yang dipercaya), ini adalah sebuah legitimasi yang diberikan oleh masyarakat Makkah saat itu, karena memang beliau memiliki keunggulan secara kepribadian,” jelas Sohibul.

Sohibul melanjutkan, legitimasi yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW saat itu tidak berhenti disana saja, namun beliau SAW juga dipercaya oleh masyarakat sebagai pemimpin yang dapat mempersatukan umat. Beliau SAW selalu hadir dan memberikan solusi-solusi yang baik atas permasalahan yang terjadi di tengah masyarkat.

“Beliau SAW diakui sebagai yang mampu mempersatukan dan dari situ lah Rasulullah SAW menjadi pemimpin Madinah yang setelah itu menyebarkan nilai Islam kemudian menjadi pemimpin dunia,” tambah Sohibul.

Selain makna keteladanan, Sohibul juga menyebutkan makna lain yang bisa dijadikan pembelajaran dari Maulid Nabi adalah sebagai wujud ekspresi rasa cinta umat kepada baginda Nabi Muhammad SAW. Termasuk sebagai ajang mempererat ukhuwah antarumat Islam.